Analisis Model Bisnis Pt Xyz Dengan Pendekatan Business Model Canvas
View/ Open
Date
2016Author
Wicaksono, Ahmad Arief
Syarief, Rizal
Suparno, Ono
Metadata
Show full item recordAbstract
XYZ Group merupakan perusahaan multinasional yang berpengalaman
mengerjakan berbagai proyek infrastruktur baik di dalam maupun luar negeri.
Besarnya peluang dan nilai proyek sistem ketenagalistrikan di Indonesia membuat
XYZ group melalui PT XYZ melakukan beberapa pengembangan bisnis.
Pengembangan bisnis pertama PT XYZ adalah melakukan ekspansi pada proyek
pembangunan pembangkit listrik sebagai kontraktor utama; meningkatkan
penjualan pada bisnis intinya di bidang peralatan penunjang migas.
Pengembangan bisnis kedua PT XYZ adalah melakukan investasi di sektor
ketenagalistrikan sebagai produsen listrik swasta berbasis energi baru terbarukan.
PT XYZ perlu mengidentifikasi, mengevaluasi, merumuskan alternatif strategi
dan menentukan prioritas strategi pengembangan sehingga didapat model bisnis
yang tepat yang merupakan perbaikan dan penyempurnaan dari model bisnis saat
ini. Permasalahan yang dihadapi PT XYZ adalah bagaimana model bisnis yang
diterapkan saat ini dengan pendekatan business model canvas, bagaimana
merumuskan alternatif strategi pengembangan bisnis dan bagaimana menentukan
prioritas strategi masing-masing pengembangan bisnis untuk pembuatan model
bisnis yang tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi model bisnis
yang diterapkan saat ini dengan pendekatan business model canvas, merumuskan
alternatif strategi pengembangan bisnis dan menentukan prioritas strategi masingmasing pengembangan bisnis untuk pembuatan model bisnis yang tepat.
Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi model bisnis PT XYZ
yang diterapkan saat ini dilakukan melalui pendekatan business model canvas.
Tahap berikutnya adalah melakukan perumusan alternatif strategi pengembangan
bisnis yang dihasilkan dari matrik Strengths, Weakness, Opportunities, Threats
(SWOT) terhadap sembilan elemen business model canvas. Hasil dari rumusan
alternatif strategi tersebut kemudian dilakukan pembobotan dengan metode
pairwise comparison untuk menentukan prioritas strategi pada masing-masing
pengembangan bisnis PT XYZ.
Hasil identifikasi sembilan elemen business model canvas PT XYZ saat ini
dilakukan melalui observasi dan focus group discussion terhadap narasumber
internal. Customer segments terdiri atas perusahaan migas baik BUMN maupun
swasta, kontraktor Engineering, Procurement, Construction (EPC) dan produsen
listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP). Value proposition sebagai
market leader produk pumping unit, berpengalaman di bidang peralatan
penunjang migas lebih dari 25 tahun, lokasi pabrik yang mudah dijangkau,
mempunyai fasilitas pabrik dan infrastruktur perusahaan yang lengkap dan
mampu memberikan masa garansi produk 1.5 x periode standar. Memiliki tiga
kantor cabang lengkap dengan berbagai fasilitas untuk pekerjaan service and
maintenance yang berada di Pekanbaru, Balikpapan dan Makasar serta sebelas
exclusive agent yang tersebar di wilayah Indonesia sebagai saluran distribusinya.
Customer relationships dilakukan melalui program customer loyalty program dan
customer community development setiap tahunnya. Revenue stream berasal dari penjualan produk peralatan penunjang migas, pekerjaan jasa meliputi desain
engineering, service and maintenance, fabrikasi dan konstruksi besi baja serta
progres pekerjaan pembangunan pembangkit listrik 83 MW. Key resources terdiri
dari sumber daya manusia, fasilitas pabrik dan kantor cabang serta fasilitas kredit
dari institusi perbankan dan lembaga keuangan non-perbankan. Key activities
dalam bentuk kegiatan produksi, service and maintenance dan pekerjaan site
construction di lokasi proyek. Key partners terdiri dari supplier, subkontraktor,
exclusive agent, institusi perbankan dan lembaga keuangan non-perbankan. Cost
structure terdiri atas biaya produksi, biaya pemasaran, biaya site construction,
biaya investasi dan pengembangan.
Hasil wawancara terhadap narasumber internal dan pembobotan dengan
metode pairwise comparison yang menggunakan software expert choice 2000,
terpilih tiga elemen business model canvas yang menjadi prioritas pada
pengembangan bisnis pertama PT XYZ, yaitu key resources bobot 0.252, key
activities bobot 0.240 dan key partners bobot 0.231. Prioritas pengembangan
bisnis kedua PT XYZ, yaitu key partners dengan bobot 0.225, customer segments
dengan bobot 0.217 dan key resources dengan bobot 0.215.
Pada pengembangan bisnis pertama PT XYZ, prioritas strategi key
resources adalah merekrut tenaga profesional dan berpengalaman (lokal atau
expatriate) di bidang pembangkit listrik serta menerbitkan saham baru atau right
issue untuk memperkuat struktur permodalan. Prioritas strategi key activies adalah
memperkuat departemen project management dan membentuk departemen risk
management dengan tugas, tangung jawab dan kewenangan sesuai kebutuhan dan
karakter proyek pembangunan pembangkit listrik. Prioritas strategi key partners
adalah menggunakan jasa konsultan yang terpercaya dan berpengalaman dalam
proses perencanaan dan pelaksanaan proyek serta menggandeng rekanan strategis
(joint operation) dalam mengerjakan proyek pembangunan pembangkit listrik.
Pada pengembangan bisnis kedua PT XYZ, prioritas strategi elemen key
partners adalah menjalin kerjasama dengan perusahaan penghasil Crude Palm Oil
(CPO) dan Pemerintah Daerah serta menggandeng rekanan atau mitra strategis
dengan skema joint operation dalam melakukan investasi pembangkit listrik
tenaga biomassa dan biogas. Prioritas strategi customer segements adalah
menjadikan PT PLN (Persero) sebagai target pelanggan utama dalam penyediaan
energi listrik tenaga biomassa dan biogas. Prioritas strategi key resources adalah
membuat anak perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan energi listrik
tenaga biomassa dan biogas serta merekrut tenaga profesional dan berpengalaman
(lokal atau expatriate) di bidang pembangkit listrik tenaga biomassa dan biogas.
Collections
- MT - Business [4063]
