Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Pekerja Pt Wijaya Karya Tbk (Wika) Dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean
View/ Open
Date
2016Author
Arif, Fajar Firman
Daryanto, Arief
Maulana, Agus
Metadata
Show full item recordAbstract
Masyakarat Ekonomi ASEAN atau pasar bebas ASEAN mulai
diberlakukan pada tahun 2015. dengan adanya MEA, maka daya saing Negaranegara ASEAN meningkat, sehingga Indonesia harus berkompetisi dengan
negara-negara di ASEAN. Diberlakukannya MEA tersebut, pada akhirnya
menuntut untuk semakin ditingkatkannya penanaman modal, termasuk
didalamnya penanaman modal asing, dengan harapan agar pemerintah kita
mampu meningkatkan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan. MEA
dibentuk dengan tujuan untuk mencapai kesempurnaan integrasi ekonomi di
kawasan ASEAN yang diyakini dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh
elemen masyarakat.Pembentukan pasar tunggal yang diistilahkan dengan MEA ini
memungkinkan satu negara menjual barang dan jasa dengan mudah ke negaranegara lain di seluruh Asia Tenggara, sehingga kompetisi akan
PT WIKA merupakan perusahaan BUMN konstruksi terbuka di bidang
Engineering, Procurement, Construction (EPC) dan Investasi. Hingga saat ini
WIKA meyakini bahwa pembenahan di segala bidang merupakan suatu kebutuhan
bagi pengelolaan korporasi secara profesional, sehat, berdaya saing tinggi dan
modern. Hal ini didasari oleh adanya kesadaran bahwa perusahaan besar harus
mempersiapkan sumber daya manusia untuk dapat bersaing baik dalam rangka
menghadapi masyarakat ekonomi ASEAN (MEA) atau menghadapi semakin
ketat, termasuk di dalamnya dunia konstruksi.
Penelitian ini adalah menganalisa kesiapan Mengidentifikasi jenis sikap
pegawai PT Wijaya Karya menghadapi perubahan akibat Masyarakat Ekonomi
Asean 2015. Menganalisis pengaruh Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 terhadap
organisasi di PT Wijaya Karya pada kinerja dan komitmen pegawai. Dengan
pengolahan data menggunakan SEM.
Selanjutnya didapatkan hasil bahwa pegawai PT WIKA teridentifikasi
memiliki sikap positif terhadap perubahan yang terjadi akibat Masyarakat
Ekonomi ASEAN dan Affective Commitment memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap sikap dan kinerja pegawainya untuk menghadapi perubahan
akibat Masyarakat Ekonomi ASEAN, hal tersebut disebabkan adanya
penghargaan terhadap pegawai serta adanya inovasi, kegiatan promosi dan
keragaman produk
Inovasi, kegiatan promosi dan keragaman produk tidak secara langsung
(tidak signifikan) mempengaruhi keunggulan daya saing perusahaan dalam
menghadapi MEA 2015. Kondisi ini juga menunjukkan bahwa sosialisasi MEA
belum terlalu baik, dan pengetahuan MEA masih minim,sehingga masyarakat
menganggap tidak perlu membuat persiapan khusus dalam menghadapi MEA
(mengganggap sesuatu yang biasa), dan belum mengetahui peluang dan ancaman
dari diberlakukannya MEA
Collections
- MT - Business [4063]
