Efektivitas dan Strategi Pebelajaran Praktikum Berbasis Produksi Pada Workshop Teknik Bangunan Universitas Pendidikan Indonesia
Abstract
Implementasi pembelajaran praktikum berbasis produksi merupakan
inovasi dari pembelajaran berbasis praktik ( Practical Based Learning ) dengan
tujuan meningkatkan kompetensi dan kreativitas praktikan agar dapat bersaing
ketika memasuki dunia kerja. Namun, sejak diimplementasikannya metode
pembelajaran praktikum hingga kini belum dilakukan evaluasi secara khusus,
terutama pada faktor instrumental input seperti Sumberdaya manusia (SDM),
Sarana dan prasarana praktikum, serta Kurikulum .
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan ; 1) Menganalisis kondisi SDM
dalam menunjang pembelajaran praktikum berbasis produksi di workshop Teknik
Bangunan (Tekbang) UPI, 2) Menganalisis kondisi prasarana dan sarana dalam
mendukung pembelajaran praktikum berbasis produksi di workshop Tekbang
UPI, 3) Menganalisis kurikulum pembelajaran praktikum berbasis produksi di
workshop Tekbang UPI, 4) Menentukan prioritas strategi yang digunakan untuk
meningkatkan efektivitas pembelajaran praktikum berbasis produksi di workshop
Tekbang UPI. Ruang lingkup penelitian meliputi Sumberdaya manusia, Sarana
dan Prasarana serta Kurikulum pembelajaran.
Dari hasil analisis dengan menggunakan Analytical Hierarchy Process
(AHP) diperoleh faktor yang berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran
praktikum berdasarkan urutan prioritas yaitu; 1) Ketersediaan Instruktur dan
Pranata Laboratorium Pendidikan yang kompeten dan berkomitmen tinggi,2)
Ketersediaan prasarana dan sarana yang memadai, kualitas dan kuantitas
alat/bahan praktikum,3) Metode dan pendekatan pembelajaran yang tepat sesuai
dengan kebutuhan, 4) Ketersediaan bahan ajar yang sesuai dengan kebutuhan
industri/masyarakat dan 5) Pelaksanaan praktikum yang tepat waktu dan sesuai
jadwal semesteran. Strategi meningkatkan efektivitas pembelajaran praktikum
berbasis produksi pada workshop Tekbang UPI, berdasarkan urutan prioritas
adalah; 1) Menggunakan metode dan pendekatan pembelajaran yang dapat
memberikan ruang bagi praktikan untuk menggali kreativitas, inovasi dan potensi
diri dengan muatan kewirausahaan, 2) Memberikan ruang dan waktu tambahan
untuk optimalisasi pembelajaran. 3) Meningkatkan kompetensi dan komitmen
instruktur dan PLP melalui pendidikan dan pelatihan dan 4) Menyediakan sarana
dan prasarana yang memadai dan mencukupi kebutuhan program pembelajaran
praktikum berbasis produksi.
Collections
- MT - Business [4062]
