Perbandingan Kinerja Bank Bumn dan Bank Swasta Dengan Metode Radar Serta Pengaruhnya Terhadap Harga Saham
View/ Open
Date
2016Author
Insan, Husnul
Syaukat, Yusman
Saptono, Imam Teguh
Metadata
Show full item recordAbstract
Industri perbankan merupakan salah satu industri yang menunjukan
adanya persaingan yang begitu ketat. Persaingan tersebut dapat dilihat dari
banyaknya jumlah bank yang beroperasi di Indonesia pada tahun 2014, yaitu 119
bank. Persaingan antar kelompok bank yang ada di Indonesia, tampak jelas terjadi
pada bank BUMN dan bank swasta, jika dilihat dari total pangsa pasar,
perkembangan jaringan bisnis dan pertumbuhan aset bank. Untuk mengetahui
kinerja dua kelompok bank tersebut, maka perlu dilakukan analisis atas laporan
keuangannya. Alat analisis yang digunakan adalah analisis rasio dengan metode
radar, yang merupakan penyempurnaan dari analisis rasio keuangan. Dalam
penelitian ini dilakukan juga analisis harga saham. Hal ini dimaksudkan untuk
melihat variabel-variabel kinerja keuangan bank yang paling diapresiasi oleh
investor atau pasar modal sebagai penentu keputusan investasinya. Untuk itu,
tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perbandingan kinerja keuangan
antara kelompok bank BUMN dan bank swasta, serta menganalisis pengaruh
variabel kinerja keuangan bank terhadap harga saham.
Penelitian yang dilakukan menggunakan data sekunder yang bersumber
dari laporan keuangan tahunan dari tahun 2010 – 2014 dan menggunakan teknik
purposive sampling sebagai teknik penarikan sampelnya. Sampel yang diperoleh
terdiri dari 12 bank terbesar di Indonesia berdasarkan total aset tahun 2014. Dua
belas peringkat bank tersebut telah mewakili lebih dari 65% pangsa pasar industri
perbankan nasional. Pengukuran variabel kinerja keuangan bank yang digunakan
adalah credit risk ratio, loan to deposit ratio, liquidity risk ratio, capital of asset
ratio, capital adequacy ratio, deposit risk ratio, operating efficiency ratio,
efficiency ratio, employee expense ratio, return on asset, return on equity, net
interest margin, employee per branch, operating income per branch dan
operating income per employee. Adapun metode analisis yang digunakan sebagai
pengambilan keputusan kinerja keuangan antara bank BUMN dan bank swasta
adalah menggunakan teknik ilustrasi grafis radar, independent sample t-test,
Mann-Whitney test dan analisis regresi.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan bank
swasta lebih baik daripada bank BUMN berdasarkan pada variabel credit risk
ratio. Artinya bank swasta memiliki jumlah kredit bermasalah yang lebih sedikit
daripada bank BUMN, sedangkan berdasarkan pada kinerja solvabilitasnya, kedua
kelompok bank memiliki kinerja yang sama, baik pada variabel CAS, CAR
maupun DRR, maka dapat dikatakan bahwa kedua kelompok bank memiliki
kekuatan modal yang sama. Kinerja keuangan BOPO dan CIR pada bank BUMN
lebih baik daripada bank swasta. Hal ini menunjukkan bahwa bank BUMN lebih
mampu menekan atau mengontrol biaya bunga dan biaya overhead dalam
menjalankan kegiatan usahanya. Berdasarkan aspek profitabilitasnya, diketahui
bahwa kinerja keuangan dari bank BUMN lebih baik daripada bank swasta, baik
pada variabel ROA, ROE maupun NIM. Artinya bank BUMN mampu
menghasilkan pendapatan atau laba yang lebih besar daripada bank swasta dengan...dst.
Collections
- MT - Business [4063]
