Pemodelan Social Shopping Relationship Management Dalam Pembentukan Relationship Quality dan E-Loyalty
View/ Open
Date
2016Author
Nugraha, Marza Riyandika
Sumarwan, Ujang
Yuliati, Lilik Noor
Metadata
Show full item recordAbstract
Fenomena semakin maraknya belanja secara online, penggunaan internet dan
juga bisnis start-up di Indonesia membuat semakin dibutuhkannya penelitian untuk
dapat memahami fenomena ini dengan lebih baik. Salah satu fenomena yang
muncul adalah social shopping, social shopping adalah bentuk baru e-commerce
yang mengkombinasikan fitur media sosial dengan kegiatan berbelanja online pada
sebuah website. Fenomena social shopping seperti pada social commerce tidak
hanya menjual produk secara online seperti e-commerce pada umumnya, namun
juga memberikan wadah berbetuk komunitas virtual untuk saling bertukar pendapat,
minat, ide serta pengalaman mengenai sebuah produk kepada pengguna lainnya.
Agar dapat lebih memahami fenomena social shopping ini, kami menggunakan
kerangka konsep relationship marketing dan juga Communities Relationship
Management (CoRM) untuk dapat menyelidiki pengaruhnya pada pengembangan
kualitas hubungan dan akibatnya pada loyalitas pengguna terhadap website social
shopping. Oleh karena itu penelitian ini penting karena dengan kondisi pasar yang
dinamis dan kompetitif, para pelaku bisnis perlu untuk dapat memberikan nilai
pelanggan yang mampu membangun hubungan jangka panjang (Sumarwan et al.
2013) untuk dapat meningkatkan peluang pelanggan untuk melakukan pembelian
ulang dan berperilaku loyal, khususnya pada lingkungan online dimana pelanggan
dapat dengan mudah menemukan alternatif produk atau jasa.
Tujuan dari penelitian ini adalah secara empiris melakukan tes terhadap
kerangka konsep yang berasal dari penelitian sebelumnya dan mengembangkan
model social shopping yang menunjukan hubungan timbal balik antara variabel
argument quality, message source credibility, website stimuli, perceived social
network, website values. Penelitian ini juga meneliti dampak variabel tersebut pada
kualitas hubungan dan loyalitas pengguna pada konteks social shopping.
Kaskus.com dipilih sebagai subjek penelitian dikarenakan kaskus.com adalah salah
satu komunitas virtual terbesar di Indonesia dengan jumlah pengguna lebih dari 7,8
juta dengan berbagai macam forum, dan tercatat 10 tahun terakhir menduduki top
8 network traffic di Indonesia (Alexa 2015). Selain itu kaskus juga memiliki forum
jual beli customer-to-customer e-commerce sehingga kaskus tepat sebagai social
commerce untuk meneliti fenomena social shopping di Indonesia. Salah satu
produk yang sering dicari dikaskus adalah produk makanan. Produk makanan selalu
menempati “Top Product” yang ditempati oleh berbagai makanan kering, makanan
cepat saji dan suplemen makanan, lalu diikuti oleh berbagai produk hijab, helm,
headphone, modem router, proyektor dan kamera. Oleh karena itu objek penelitian
yang dipilih adalah industri kategori produk makanan online. Perkembangan ritel
makanan online yang semakin pesat di pasar Eropa dan Amerika dengan rata rata
pertumbuhan di tahun 2011-2016 mencapai 10-15 persen dengan nilai US$100
miliar ditahun 2018. Pasar online groceries di Indonesia merupakan kategori
produk dengan proyeksi pertumbuhan terlambat diantara kategori lainnya untuk
tahun 2012-2017 dengan hanya 11,78 persen dan diproyeksikan akan mencapai 394
juta US Dollar (5 persen pangsa pasar) pada tahun 2017 jauh dari kategori produk...dst.
Collections
- MT - Business [4062]
