View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Pengembangan Bank Sampah Warga Peduli Lingkungan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Di Pancoran Mas Kota Depok

      Thumbnail
      View/Open
      full text (2.804Mb)
      Date
      2016
      Author
      Hasnam, Linda Fitrina
      Syarief, Rizal
      Yusuf, Ahmad Muchlis
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Indonesia merupakan negara keempat terbesar di dunia dalam jumlah penduduk yang mencapai 256 juta jiwa pada tahun 2015. Jumlah penduduk yang sangat besar berimbas pada berbagai permasalahan diantaranya permasalahan sampah yang dihasilkan oleh penduduk Indonesia. Jumlah sampah yang dihasilkan penduduk setiap harinya sangat tinggi karena berbanding lurus dengan jumlah penduduk. Rata-rata penduduk Indonesia, menghasilkan 0,8 kg sampah/jiwa/hari atau setara dengan 200 juta kg sampah/hari, sehingga pada tahun 2015, timbulan sampah yang dihasilkan sudah mencapai angka 204.000 ton sampah/hari atau setara 74 juta ton sampah/tahun. Kebanyakan sampah yang dihasilkan setiap hari berasal dari masyarakat perkotaan karena 57% penduduk Indonesia berdomisili atau tinggal di kota-kota besar khususnya di pulau Jawa. Mengingat besarnya potensi sampah yang dihasilkan oleh penduduk, pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk dapat menangani dan mengatasi permasalahan sampah, baik melalui program kerja, regulasi, pendirian kedinasan serta penugasan aparat yang khusus membidangi urusan sampah dan lingkungan. Meskipun demikian, pemerintah tidak dapat berdiri sendiri dalam mengatasi dan menangani permasalahan sampah karena adanya kendala dan keterbatasan kemampuan dalam menerbitkan regulasi, penyediaan fasilitas, pemenuhan sarana prasarana, mempekerjakan aparat, menjalankan instansi maupun penyediaan lahan untuk mengelola sampah. Pemerintah harus menjalin kerjasama dengan semua pihak dalam mengatasi permasalahan sampah, baik dengan kalangan masyarakat, instansi, swasta maupun stakeholders yang terkait dengan urusan ini. Program kerja dan bentuk kerjasama yang sudah mulai dijalankan dan disosialisasikan kepada masyarakat dalam upaya mengelola sampah adalah kegiatan bank sampah. Sejak tahun 2008, kegiatan bank sampah sudah mulai dijalankan dan digiatkan di lingkungan masyarakat dan telah mendapat respon yang cukup baik terbukti dengan pendirian dan pengoperasian bank sampah yang cukup signifikan dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Kota Depok termasuk salah satu kota yang sudah mulai mengadopsi dan mengoperasikan kegiatan bank sampah di sebelas kecamatan yang ada di kota Depok. Komunitas Warga Peduli Lingkungan (WPL) merupakan penggagas dan penggiat pengelolaan sampah melalui kegiatan bank sampah di kecamatan Pancoran Mas kota Depok. Mengedepankan visi “Build the Locals” komunitas ini memiliki misi dan tanggung jawab sosial, serta peranan untuk mengedukasi dan memberdayakan masyarakat dalam mengelola dan mengatasi masalah sampah melalui kegiatan bank sampah. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis proses pengelolaan dan pemanfaatan sampah oleh Bank Sampah WPL, 2) menganalisis rumusan strategi pengembangan Bank Sampah WPL yang berbasis pemberdayaan masyarakat berdasarkan faktor internal dan faktor eksternal, 3) menganalisis penentuan factor dominan/prioritas dari strategi pengembangan Bank Sampah WPL agar tetap dapat berkelanjutan (sustainable). Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui metode observasi, wawancara, kuesioner dan studi literatur. Pengambilan sample atau contoh dilakukan secara non probability sampling dengan teknik purposive. Responden terdiri atas responden internal (pemilik dan masyarakat selaku pengelola) dan responden eksternal berupa pakar yaitu perwakilan pemerintahan dan praktisi di bidang bank sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pelaksanaan kegiatan bank sampah WPL dipengaruhi oleh faktor-faktor internal maupun eksternal dengan tingkatan dan dominasi pengaruh yang berbeda-beda. Faktor internal seperti SDM, proses produksi/operasional, aspek manajemen, keuangan dan pemasaran berperan dalam kegiatan bank sampah WPL. Faktor eksternal berupa politik, hukum dan regulasi; teknologi informasi, ekonomi; sosial, budaya, demografi serta lingkungan serta tingkat persaingan antar kegiatan kewirausahaan sosial yang dijalankan oleh bank sampah WPL, turut mempegaruhi keberlangsungan kegiatan ini. Setelah teridentifikasi faktor internal dan eksternal dari kegiatan bank sampah WPL, dilakukan analisis SWOT untuk mengetahui masing-masing peluang ancaman dan kekuatan kelemahan dari masing-masing faktor tersebut. Analisis SWOT dimaksudkan agar dapat menangkap dan memanfaatkan peluang yang ada serta mencegah atau mengeliminir kemungkinan-kemungkinan ancaman yang dapat terjadi dalam kegiatan bank sampah. Kekuatan yang dimiliki oleh bank sampah WPL harus lebih dioptimalkan, sedangkan kelemahan yang dimiliki sesegera mungkin diperbaiki dan ditingkatkan. Analisis SWOT ini dikombinasikan dengan analisis AHP untuk menentukan strategi pengembangan kegiatan bank sampah WPL yang paling tepat berdasarkan prioritas atau strategi alternatif yang ada dalam bank sampah WPL ini. Kendala uatama yang dihadapi oleh bank sampah WPL bersumber pada ketersediaan dan kualitas SDM yang masih kurang memadai, ketersediaan bahan baku yang terbatas sehingga berpengaruh pada operasional/kegiatan bank sampah WPL khususnya pada kegiatan industri kreatif, masalah pendanaan atau keuangan yang belum mencukupi, dan pemasaran produk hasil kegiatan industri kreatif dengan pemanfaatan sampah kepada konsumen belum dapat terpenuhi. Kendala yang telah berhasil teridentifikasi ini selanjutnya dicarikan solusi strategis yang paling tepat dan mampu membantu dalam pengembangan kegiatan bank sampah WPL serta meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat agar mereka mampu untuk mandiri mengelola sampahnya dan dapat mengambil segi positif dari kegiatan bank sampah untuk meningkatkan nilai ekonomi, sosial budaya serta kemasyarakatan mereka.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167443
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository