Pengaruh Pelatihan Serta Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan dan Kinerja Organisasi Kementrian Komunikasi dan Informatika
View/ Open
Date
2016Author
Julianry, Anriza
Syarief, Rizal
Affandi, M.Joko
Metadata
Show full item recordAbstract
Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai unsur utama sumber daya manusia
aparatur negara mempunyai peranan sebagai pelaksana kegiatan pemerintahan
harus mampu meningkatkan kinerjanya terutama dalam melaksanakan kegiatankegiatan pelayanan kepada masyarakat yang selama ini belum efesien dan efektif.
Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti itu perlu dilaksanakan pembinaan
melalui jalur Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang mengarah pada upaya
peningkatan sikap dan semangat pengabdian, kompetensi dan efisiensi, efektifitas,
serta kualitas pelaksanaan tugas yang dilakukan. Pengembangan yang dilakukan
Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) melalui pendidikan dan
pelatihan merupakan suatu usaha untuk meningkatkan kualitas karyawannya.
Pemberian motivasi ini tidak lepas dari pendidikan dan pelatihan. Akan tetapi
tuntutan bahwa karyawan harus bekerja dengan tingkat kinerja yang tinggi atau
sekedar agar mampu berkreatifitas dan berinovasi tidak hanya pada pemberian
knowledge melalui pendidikan dan pelatihan saja, tetapi motivasi juga penting
untuk meransang karyawan agar lebih berprestasi lagi. Pemberian motivasi dan
kebebasan kepada karyawan untuk merampungkan pekerjaannya sesuai dengan
bidang tugasnya dapat membuat kinerja karyawan lebih optimal dalam
mengexplorasi potensi yang dimiliki. Tinggi rendahnya pengetahuan,
keterampilan dan motivasi kerja karyawan Keminfo dalam meningkatkan kinerja
karyawannya serta dapat mempengaruhi kemampuan organisasi dalam
meningkatkan produktivitasnya dan hal ini berhubungan dengan penilaian
Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) oleh Kementrian
Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan).
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui dan memahami serta
menganalisis pengaruh dari pemberian diklat dan motivasi yang telah dilakukan
oleh Keminfo kepada karyawannya. Penelitian ini bersifat explanatory study.
Variabel independennya adalah pendidikan dan pelatihan serta motivasi,
sedangkan untuk variabel dependennya adalah kinerja karyawan dan kinerja
organisasi. Populasi penelitian ini adalah karyawan Keminfo yang telah mengikuti
diklat perusahaan dengan jumlah total sampel sebesar 100 sampel. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan adalah dengan interview, peneliti juga
menghimpun informasi melalui kuesioner yang mengunakan skala Likert. Peneliti
melakukan uji reliabilitas terhadap data yang diperoleh dan selanjutnya
menggunakan analisis deskriptif dan analisis Structural Equation Model (SEM).
Pada uji reabilitas diketahui data-data hasil penelitian bisa digunakan. Dari
hasil analisis data dapat diketahui variabel diklat dan motivasi sama-sama secara
signifikan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Sedangkan untuk variabel
kinerja karyawan juga signifikan berpengaruh terhadap kinerja organisasi secara
keseluruhan
Collections
- MT - Business [4062]
