View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pendekatan Budaya Kerja Untuk Mengurangi Ketidakselarasan Antar Divisi Pada Ikm Batik Bogor Tradisiku

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.882Mb)
      Date
      2016
      Author
      Fajri, Lisha Luthfiana
      Maarif, M Syamsul
      Sumarwan, Ujang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Saat ini, geliat Industri Kecil Menengah (IKM) mendapatkan perhatian besar bagi pemerintah Indonesia. Hal ini salah satunya disebabkan oleh keberadaan IKM sebagai penyokong perekonomian negara, membuka lapangan pekerjaan dari berbagai latar belakang pendidikan, dan telah terbukti tetap stabil di tengah krisis yang pernah melanda di negeri ini. Batik Bogor Tradisiku sebagai pioneer IKM batik di Kota Bogor merupakan IKM unggulan yang mengangkat potensi daerah Kota Bogor dalam motif batik selama delapan tahun dan turut melestarikan warisan budaya tak benda yang telah diakui UNESCO agar tetap hidup di zaman modern ini. Budaya kerja yang baik di dalam IKM Batik Bogor Tradisiku akan memberikan performa yang baik dari sisi internal dan akan memberikan kontribusi dalam industry kerajinan di Kota Bogor dari sisi eksternal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis pendekatan budaya kerja yang cocok untuk diterapkan di Batik Bogor Tradisiku untuk mengurangi terjadinya ketidakselarasan antar divisi. Keselarasan organisasi atau perusahaan adalah derajat kolaborasi antara struktur, strategi, dan budaya. Selanjutnya, budaya akan dibagi ke dalam empat aspek, yaitu aspek kekeluargaan (clan), kreasi inovasi (adhocracy), hierarki (hierarchy), dan pasar (market). Kemudian, penelitian ini membuktikan apakah kekuatan pertalian (power relationship) dan kepemimpinan (leadership) dapat menjadi katalis yang mempercepat terbentuknya keselarasan organisasi. Hubungan sebab akibat ini dianalisis menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) untuk confirmatory factor analysis tingkat dua. Data penelitian diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh seluruh populasi karyawan (teknik sensus) dan juga dianalisis secara kualitatif. Jadi, penelitian ini melihat pengaruh dari budaya, kekuatan pertalian, dan kepemimpinan terhadap keselarasan dan menjelaskan melalui implikasi manajerial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Batik Bogor Tradisiku perlu melakukan pendekatan budaya kerja adhocracy untuk menggantikan clan, dan didukung dengan leadership style yang tepat akan mempercepat terciptanya keselarasan dalam perusahaan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167413
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository