Analisis Sistem Pemasaran Ikan Hias Di Terminal Agribisnis (Holding Ground) Rancamaya, Bogor
View/ Open
Date
2010Author
Supena, M Harja
Suroso, Arif Imam
Daryanto, Heny K
Metadata
Show full item recordAbstract
Pemasaran ikan hias di Terminal Agribisnis (Holding Ground) Rancamaya Bogor merupakan subsistem agribisnis yang penting keberadaannya, karena subsistem ini menentukan besarnya nilai hasil produksi ikan hias yang diterima oleh petani/pembudidaya dan sekaligus menentukan tingkat kemampuan pembeli untuk membayar. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Bogor pada Tahun 2004 telah mengambil langkah dengan mendirikan Holding Ground Ikan Hias yang berlokasi di Terminal Agribisnis Rancamaya Bogor. Pembangunan Holding Ground ikan hias Rancamaya Bogor ini sangat diperlukan sebagai salah satu prasarana dan mekanisme pemasaran yang dapat menyerap sebagian besar produk perikanan khususnya ikan hias yang dapat memberikan kewajaran harga yang berdampak kepada kepuasan/keuntungan yang optimal bagi para pelaku bisnis terutama para petani/pembudidaya ikan hias.
Pemasaran ikan hias di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor bernilai ekonomis, karena setiap tahunnya mampu memasarkan sebanyak 259.905 ekor atau senilai Rp. 270.676.700,- baik untuk pasaran lokal maupun ekspor. Namun demikian, nilai ini masih tergolong rendah yaitu hanya mencapai 7,2% jika dibandingkan dengan jumlah permintaan ikan hias pada tahun 2006 yaitu sebanyak 3.600.000 ekor. Hingga saat ini ikan hias yang ada di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor di pasok dari petani/pembudidaya yang berasal dari dalam maupun luar Jawa Barat. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi prasarana tranportasi khususnya jalan menuju pusat Holding Ground Ikan hias Rancama Bogor telah mengalami kerusakan. Hal ini sangat berpengaruh besar terhadap tingkat kehidupan (survival rate) dan mutu benih ikan dalam proses pengangkutannya. Oleh karena itu kemampuan penanganan dari pihak Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor dalam hal ini Koperasi Perikanan Kota Bogor (KPKB) sangat diperlukan guna menekan tingkat mortalitas benih yang lebih tinggi.
Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui struktur, perilaku dan keragaan pasar komoditi ikan hias di Holding Ground Ikan Hias Rancamaya Bogor, 2). Menganalisis keterpaduan pasar ikan hias antara harga di tingkat petani/pembudidaya di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor dengan harga di tingkat konsumen di Pasar Parung Bogor, dan 3). Menganalisis efisiensi sistem pemasaran ikan hias di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor, melalui beberapa aspek analisis seperti: lembaga dan saluran pemasaran, sifat kekhasan produk (product differentiation), kebebasan keluar-masuk pasar, konsentrasi pasar, penentuan harga dan stabilitas pasar, praktek-praktek dalam menjalankan fungsi pemasaran, marjin pemasaran, farmer's Share, keterpaduan pasar dan elastisitas transmisi harga.
Penelitian dilakukan di Holding Ground Ikan Hias yang berlokasi di Terminal Agribisnis Rancamaya Bogor. Penelitian diwakili oleh jenis Ikan Hias Pemasaran ikan hias di Terminal Agribisnis (Holding Ground) Rancamaya Bogor merupakan subsistem agribisnis yang penting keberadaannya, karena subsistem ini menentukan besarnya nilai hasil produksi ikan hias yang diterima oleh petani/pembudidaya dan sekaligus menentukan tingkat kemampuan pembeli untuk membayar. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah Kota Bogor pada Tahun 2004 telah mengambil langkah dengan mendirikan Holding Ground Ikan Hias yang berlokasi di Terminal Agribisnis Rancamaya Bogor. Pembangunan Holding Ground ikan hias Rancamaya Bogor ini sangat diperlukan sebagai salah satu prasarana dan mekanisme pemasaran yang dapat menyerap sebagian besar produk perikanan khususnya ikan hias yang dapat memberikan kewajaran harga yang berdampak kepada kepuasan/keuntungan yang optimal bagi para pelaku bisnis terutama para petani/pembudidaya ikan hias.
Pemasaran ikan hias di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor bernilai ekonomis, karena setiap tahunnya mampu memasarkan sebanyak 259.905 ekor atau senilai Rp. 270.676.700,- baik untuk pasaran lokal maupun ekspor. Namun demikian, nilai ini masih tergolong rendah yaitu hanya mencapai 7,2% jika dibandingkan dengan jumlah permintaan ikan hias pada tahun 2006 yaitu sebanyak 3.600.000 ekor. Hingga saat ini ikan hias yang ada di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor di pasok dari petani/pembudidaya yang berasal dari dalam maupun luar Jawa Barat. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi prasarana tranportasi khususnya jalan menuju pusat Holding Ground Ikan hias Rancama Bogor telah mengalami kerusakan. Hal ini sangat berpengaruh besar terhadap tingkat kehidupan (survival rate) dan mutu benih ikan dalam proses pengangkutannya. Oleh karena itu kemampuan penanganan dari pihak Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor dalam hal ini Koperasi Perikanan Kota Bogor (KPKB) sangat diperlukan guna menekan tingkat mortalitas benih yang lebih tinggi.
Penelitian ini bertujuan: 1) Mengetahui struktur, perilaku dan keragaan pasar komoditi ikan hias di Holding Ground Ikan Hias Rancamaya Bogor, 2). Menganalisis keterpaduan pasar ikan hias antara harga di tingkat petani/pembudidaya di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor dengan harga di tingkat konsumen di Pasar Parung Bogor, dan 3). Menganalisis efisiensi sistem pemasaran ikan hias di Holding Ground Ikan hias Rancamaya Bogor, melalui beberapa aspek analisis seperti: lembaga dan saluran pemasaran, sifat kekhasan produk (product differentiation), kebebasan keluar-masuk pasar, konsentrasi pasar, penentuan harga dan stabilitas pasar, praktek-praktek dalam menjalankan fungsi pemasaran, marjin pemasaran, farmer's Share, keterpaduan pasar dan elastisitas transmisi harga.
Penelitian dilakukan di Holding Ground Ikan Hias yang berlokasi di Terminal Agribisnis Rancamaya Bogor. Penelitian diwakili oleh jenis Ikan Hias...dst.
Collections
- MT - Business [4062]
