Analisis Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Pada Toko Kelontong Tradisional (Kasus: Toko Sinar Fajar)
View/ Open
Date
2015Author
Wiputra, Panca
Sumarwan, Ujang
Wijayanto, Hari
Metadata
Show full item recordAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan,
faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan, dan strategi untuk
mendapatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Perusahaan distribusi Fast Moving
Customer Goods (FMCG) dikenal memiliki margin keuntungan yang kecil dengan
resiko usaha yang besar. Perputaran barang yang cepat pada barang FMCG dapat
menghasilkan keuntungan. Peluang ini menyebabkan perusahaan besar melakukan
kegiatan distribusi produk secara modern. Perusahaan tradisional akan terdorong
untuk ikut berubah dan terus melakukan upaya kepada pemerintah untuk
melindungi perdagang tradisional. Penerbitan perda DKI No. 2 tahun 2002
mengenai perpasaran swasta, yang mengatur jarak antara pasar tradisional dan toko
modern. Peraturan ini tidak cukup untuk membuat pedagang tradisional bersaing
dengan pasar modern. Karena sebab itu maka pasar tradisional perlu melakukan
perbaikan pada kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Sinar Fajar adalah perusahaan swasta tradisional yang bergerak
mendistribusikan produk FMCG. Ritel diperhatikan secara khusus oleh perusahaan
karena pertimbangan seperti biaya yang lebih murah karena tidak mengeluarkan
biaya pemesanan dan tidak ada biaya pengiriman. Merupakan kekuatan dasar dari
suatu perusahaan tradisional dalam mendapatkan pendapatan, pembelian yang lebih
rutin, serta memberikan marjin keuntungan yang lebih besar. Kepuasan pelanggan
adalah cara bagi perusahaan untuk meningkatkan pertumbuhan dari perusahaan.
Dengan kepuasan pelanggan yang tinggi, diharapkan pelanggan menjadi loyal.
Loyalitas pada pelanggan penting untuk menciptakan suatu keuntungan bagi
perusahaan dan bagi pelanggan itu sendiri. Pelanggan yang loyal akan
merekomendasikan, tidak terlalu sensitif terhadap kenaikan harga dan akan
melakukan pembelian berulang pada produk atau jasa dari perusahaan tersebut.
Dimensi SERVQUAL banyak digunakan pada berbagai industri, namun
metode tersebut dianggap kurang tepat dalam menangkap kepuasan dalam industri.
Metode Retail Service Quality Scale (RSQS) adalah metode yang tepat dalam
mengemukakan dimensi kualitas jasa pada industri retail pada barang kebutuhan
konsumsi, dimana umumnya produk lebih dominan dibandingkan dengan jasanya
sendiri. Penelitian dengan metode RSQS dilakukan agar dapat secara jelas
menggambarkan variabel kepuasan pelanggan yang dijabarkan dalam proses
Structural Equation Modeling (SEM). Importance Performance Analysis (IPA)
digunakan untuk menjelaskan strategi yang dapat digunakan oleh Sinar Fajar dalam
meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan.
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap pelanggan Sinar
Fajar, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan Sinar Fajar
adalah puas (71,45%). Sinar Fajar perlu melakukan perbaikan pada jasa yang
ditawarkan agar dapat meningkatkan kepuasan pada pelanggannya. Hasil SEM
menunjukan bahwa Variabel dimensi Physical Aspects merupakan variabel yang
paling mempengaruhi kepuasan pelanggan, kemudian variabel Problem Solving, variabel Policy, variabel Reliability. Variabel Personal interaction tidak memiliki
hubungan yang signifikan dalam mempengaruhi kepuasan. Pelanggan Sinar Fajar
yang puas akan memberikan loyalitas kepada Sinar Fajar dengan melakukan
rekomendasi kepada kerabat atau keluarga, melakukan pembelian berulang, dan
tidak terlalu sensitif terhadap harga jual produk di sinar fajar.
Strategi yang diberikan kepada Sinar Fajar adalah untuk memperbaiki
Physical Aspects dan Personal Interaction. Physical Aspects adalah dalam
kerapihan dan kenyamanan toko, lapangan parkir dan tempat menunggu konsumen.
Personal Interaction adalah dalam keramayan karyawan dan perhatian karyawan.
Kedua hal ini dapat diselesaikan dengan mengedepankan tenaga penjualan dan
mempercepat proses transaksi.
Dalam Implikasi managerial, perlu diperhatikan oleh Sinar Fajar pada
dimensi Physical Aspects. Dimensi physical aspects masih memberikan nilai
kepuasan yang rendah dibandingkan dengan harapan pada pelanggannya. Dimensi
yang lain perlu dipertahankan dan ditingkatkan sesuai dengan rekomendasi
implikasi managerialnya.
Collections
- MT - Business [4063]
