Pemetaan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Berdasarkan Global Reporting Iniative 3.1 Di Indonesia
View/ Open
Date
2015Author
Handrian, Irfan
Fahmi, Idqan
Suprayitno, Gendut
Metadata
Show full item recordAbstract
Pertumbuhan bisnis yang semakin berkembang pesat menciptakan ancaman
dan peluang ditengah persaingan antar perusahaan, sekaligus mendorong
perusahaan untuk mengaplikasikan berbagai macam strategi demi keberlanjutan
(sustainability) perusahaan di masa yang akan datang. Keberlanjutan suatu bisnis
di perusahaan merupakan harapan yang ingin dicapai oleh setiap perusahaan
ditengah persaingan bisnis yang semakin ketat. Definisi keberlanjutan
(sustainability) menurut Elkington (1994) adalah suatu prinsip untuk memastikan
bahwa tindakan hari ini tidak membatasi terbukanya berbagai pilihan ekonomi,
sosial, dan lingkungan untuk generasi mendatang.
CSR dipandang sebagai program solusi yang dapat mendukung
keberlanjutan perusahaan. Pandangan tersebut dilihat dari aspek ekonomi
perusahaan sebagai organisasi laba yang memiliki tujuan utama mencari
keuntungan (profit), namun disisi lain perusahaan dituntut tidak hanya sebatas
profit saja untuk mencapai keberlanjutan. diperlukan tiga aspek CSR yaitu
people, planet, profit pada perusahan. Dilema yang terjadi saat ini CSR masih
jauh untuk menjadi strategi utama perusahaan, dikarenakan efektifitas program
CSR masih dipertanyakan. Masalah utama adalah kurangnya pemahaman
terhadap CSR itu sendiri, karena kerangka CSR yang beragam, terfragmentasi
dan tidak selalu seragam (Windsor, 2001).
Berdasarkan berbagai macam perbedaan pendapat tersebut kemudian
muncul 19 kerangka yang dipakai dalam dunia bisnis, di Indonesia yang dipakai
diantaranya ialah GRI 3.1 dan ISO 26000. Namun ISO 26000 lebih merupakan
definisi penjelasan mengenai CSR bukan merupakan kerangka penilaian
(assessment). Peningkatan jumlah peserta Indonesia Sustainable Report Awards
(ISRA) dalam perkembangannya pada rentang tahun 2007-2014 menunjukan
semakin meningkatnya kesadaran perusahaan terbuka (GoPublic) dari tahun ke
tahun.
Hasil analisis pemetaan CSR di Indonesia tahun 2007-2011(5tahun)
menunjukan peningkatan trend positif, perusahaan yang sudah melakukan
pelaporan CSR dilihat berdasarkan status terdaftar (listed) BEI sebanyak 59%
(Sektor. Subsektor), tidak terdaftar BEI Non-Listed 41%, berdasarkan penanaman
modal: PMA 19 %, PMDN 81%, dan berdasarkan status kepemilikan: Swasta 69
%, Pemerintah (BUMN) 31%. Trend positif peningkatan laporan keberlanjutan
dengan rata-rata 68 % pertahun selama 5 tahun menunjukan berjalannya undangundang pemerintah diantaranya adalah pasal 15 dan pasal 34 Undang-Undang
Penanaman Modal (UUPM) Nomor 25 Tahun 2007, Bab V Pasal 74 UndangUndang Perseroan Terbatas (UUPT) Nomor 40 Tahun 2007, Peraturan
Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan
Lingkungan Perseroan Terbatas serta Peraturan Nomor X.K.6 lampiran Keputusan
Ketua Bapepam dan LK Nomor: Kep-431/BL/2012 tentang Penyampaian Laporan
Tahunan Emiten atau Perusahaan Publik yang didalamnya mengatur bahasan mengenai CSR dan pengungkapan informasi CSR yang menyatakan bahwa setiap
perseroan atau penanam modal berkewajiban untuk melaksanakan tanggung
jawab sosial perusahaan. Ketentuan ini dimaksudkan untuk mendukung
terjalinnya hubungan perusahaan yang serasi, seimbang, dan sesuai dengan
lingkungan, nilai, norma, dan budaya masyarakat setempat. Penerapan CSR di
Indonesia semakin meningkat baik dalam kuantitas, kualitas, keragaman kegiatan
maupun pengelolaan yang makin bervariasi.
Pemetaan pengungkapan corporate social responsibility berdasarkan global
reporting initiative 3.1 di Indonesia menunjukan perusahaan yang sudah memiliki
pelaporan yang baik A+ berada pada sektor perbankan, pertambangan dan
infrastruktur, utilitas dan transportasi. Pemetaan pengungkapan corporate social
responsibility berdasarkan piramida Carroll di Indonesia menunjukan perusahaan
pada level filantropi ditempati oleh sektor pertambangan dan Infrastruktur,
Utilitas dan Transportasi serta industri brang konsumsi
Collections
- MT - Business [4063]
