Perumusan Strategi Keunggulan Kompetitif Unit Bisnis Pakan Ternak Berbasis Sumber Daya (Studi Kasus Pt Mabar Feed Indonesia)
View/ Open
Date
2014Author
Widiasto, Riza Purba
Daryanto, Arief
Syah, Dahrul
Metadata
Show full item recordAbstract
Sumatera Utara merupakan salah satu Provinsi yang memiliki industri
pakan ternak berskala besar di Indonesia. Lokasi Sumatera Utara yang dinilai
strategis menjadikan wilayah tersebut menjadi salah satu lokasi yang baik untuk
investasi pabrik pakan karena kemudahan dalam memperoleh bahan baku dan
fasilitas transportasi yang mendukung logistik perusahaan. Kondisi tersebut akan
mendorong perusahaan pakan untuk meningkatkan penjualannya dan mendorong
peningkatan kapasitas produksi dengan membangun pabrik baru. Hal ini
merupakan peluang yang besar sekaligus tantangan yang harus dihadapi oleh
industri pakan ternak khususnya pada wilayah Sumatera Utara.
PT. Mabar Feed Indonesia adalah salah satu perusahaan yang bergerak di
bidang peternakan yang meliputi industri: pakan ternak (feed mill), pembibitan
ayam (breeding), komersil farm (broiler dan layer), juga peternakan ikan (patin
dan lele). Bisnis pakan ternak perusahaan merupakan unit bisnis pertama yang
dijalankan dan memiliki penerimaan yang paling besar diantara unit bisnis lainnya.
Kondisi internal yang dihadapi oleh perusahaan dalam lima tahun terakhir
berdasarkan data keuangan perusahaan yaitu penerimaan total dari penjualan
pakan cenderung meningkat setiap tahunnya, namun hal tersebut berkebalikan
dengan penjualan pakan yang cenderung menurun setiap tahunnya. Perusahaan
perlu mencermati dampak penurunan penjualan tersebut karena dapat
mempengaruhi pangsa pasar perusahaan. Populasi ayam ternak yang terdapat di
Sumatera Utara juga tidak menunjukkan peningkatan yang tinggi sebagai peluang
bagi industri pakan ternak dalam meningkatkan penjualannnya. Kondisi tersebut
menunjukkan bahwa pangsa pasar pakan ternak tidak mengalami kenaikan yang
tinggi sehingga perusahaan pakan ternak ada akan lebih ketat dalam bersaing
untuk memperebutkan pangsa pasar yang ada.
Persaingan yang semakin bertambah pada industri pakan ternak di
Sumetera Utara ditandai juga dengan adanya salah satu perusahaan asal Cina yang
akan berinvestasi di wilayah Medan adalah PT. New Hope Indonesia. Keberadaan
industri tersebut dapat memberikan dampak terhadap pangsa pasar PT. Mabar
Feed Indonesia. Untuk menghadapi permasalahan yang muncul dan berdampak
terhadap perusahaan, maka perusahaan perlu memaksimalkan penggunaan sumber
daya yang dimiliki guna mengantisipasi dan mengatasi keadaan tersebut Selain itu,
PT. Mabar Feed Indonesia juga memiliki rencana untuk melakukan investasi
dengan membuka pabrik pakan baru yang berlokasi di Batam. Agar dapat berhasil
dan dapat bersaing di lokasi yang baru, maka perusahaan harus mampu
mengidentifikasi sumber daya yang dimiliki untuk membantu perusahaan dalam
menghasilkan kinerja yang baik dan dapat berkompetisi dengan perusahaan
lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut maka tujuan penelitian ini adalah 1)
melakukan identifikasi sumber daya dan kapabilitas PT. Mabar Feed Indonesia
melalui pendekatan rantai nilai, 2) melakukan penilaian sumber daya dan
kapabilitas PT. Mabar Feed Indonesia yang mampu menjadi sumber keunggulan
kompetitif berkelanjutan melalui analisis VRIO, 3) membuat rumusan strategi alternatif dalam mengeksploitasi sumberdaya dan kapabilitas untuk
mengembangkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif perusahaan.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian
pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam
dengan aktor yang relevan dan observasi. Analisis data menggunakan VRIO
untuk mengetahui sumber keunggulan kompetitif perusahaan.
Hasil identifikasi pada rantai nilai perusahaan diperoleh bahwa sumber
daya (resources) yang dimiliki oleh perusahaan yaitu kapasitas pinjam
perusahaan, aset dan permodalan, pabrik dan fasilitas, kapasitas simpan gudang,
lokasi strategis perusahaan, tata letak pabrik, tenaga ahli, loyalitas karyawan, ide
kreatif karyawan, motivasi karyawan, budaya kerja keluarga, kecanggihan
teknologi produksi, akses ke sumber bahan baku, reputasi pemasok, loyalitas
pemasok, pakan yang berkualitas, kapasitas produksi perusahaan, sarana
transportasi perusahaan, merek yang telah lama dikenal, reputasi berdasarkan
pelanggan, dan jaminan garansi produk. Hasil identifikasi kapabilitas
(capabilities) yang dimiliki perusahaan pada aktivitas rantai nilai yaitu
kemampuan dalam mendapatkan pinjaman dana, pengelolaan keuangan
perusahaan, kemampuan dalam perencanaan dan realisasi produk, kemampuan
dalam merekrut karyawan, kemampuan dalam mempertahankan karyawan
perusahaan, kerjasama tim manajemen yang solid, kemampuan dalam
meningkatkan kualitas karyawan, kemampuan dalam inovasi mesin secara
berkelanjutan, hubungan kerjasama dengan relasi dalam pengembangan mesin,
kemampuan perusahaan dalam penelitian dan pengembangan produk,
kemampauan dalam mendapatkan bahan baku, kemampuan mengantisipasi
kejadian kunci yang mempengaruhi bisnis, kemampuan pengambilan keputusan
pembelian bahan baku, kecepatan dalam bongkar bahan baku, kemampuan
penyimpanan bahan baku, kemampuan menghasilkan pakan yang berkualitas,
kemampuan dalam formulasi pakan, kemampuan dalam meningkatkan efisiensi
proses produksi, kemampuan penyimpanan pakan, kemampuan mempromosikan
produk, kecepatan penanganan keluhan pelanggan, layanan pencampuran pakan
dengan obat-obatan bagi pelanggan, dan kemampuan pendampingan yang baik
pada pelanggan. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan kerangka VRIO
diperoleh hasil bahwa sumber daya dan kapabilitas yang memberikan keunggulan
kompetitif setidaknya untuk sementara waktu bagi perusahaan yaitu loyalitas
karyawan, ide kreatif karyawan, budaya kerja keluarga, kemampuan dalam
inovasi mesin secara berkelanjutan, kecepatan dalam bongkar bahan baku,
kemampuan meningkatkan efisiensi proses produksi, kemampuan dalam
pengambilan keputusan pembelian bahan baku, loyalitas pemasok, dan layanan
pencampuran pakan dengan obat-obatan.
Perusahaan dapat menerapkan alternatif strategi yang digunakan untuk
membantu memanfaatkan potensi sumber daya dan kapabilitas yang dimiliki
untuk menghasilkan keunggulan kompetitif bagi perusahaan dari hasil analisis
VRIO dengan cara : 1) Strategi pengembangan sumber daya manusia, 2) Strategi
inovasi teknologi secara berkelanjutan, 3) Strategi optimalisasi pengadaan bahan
baku, dan 4) Strategi unggul layanan purna jual.
Collections
- MT - Business [4063]
