Audit Proses Perencanaan dan Implementasi Sistem Informasi Pt.Bank Bukopin, Tbk Dengan Menggunakan Cobit Frame Work
View/ Open
Date
2015Author
Iskandar, Teddy
Suroso, Arif Imam
Hermadi, Irman
Metadata
Show full item recordAbstract
Penggunaan Sistem Informasi (SI) di perusahaan yang bergerak dibidang
bisnis semakin meningkat. Saat ini SI diperlukan dan digunakan untuk mencapai
tujuan bisnis serta memberikan keunggulan kompetitif dalam pangsa pasar yang
dituju. SI telah menjadi nyawa bagi setiap perusahaan, tidak terkecuali perusahan
yang bergerak di bisnis perbankan seperti PT. Bank Bukopin, Tbk (Bank
Bukopin). Bahkan dalam beberapa tahun terakhir ini SI banyak digunakan tidak
hanya terbatas pada proses operasional tetapi juga sudah digunakan di dalam
proses bisnis, penentuan strategi bisnis dan pengambilan keputusan eksekutif.
Karena hal tersebut maka proses perencanaan dan implementasi SI harus
dipastikan mengikuti kaidah-kaidah yang baik dan benar. Bank Indonesia (BI)
melalui Surat Edaran No.9/30/DPNP tanggal 12 Desember 2007 di pasal 15-17
berisi “Pihak Bank dituntut untuk melaksanakan fungsi audit TI yang mencakup
audit SI, audit Sistem Akutansi dan audit Sistem Komunikasi yang efektif dan
menyeluruh terhadap penggunaan TI oleh Bank dan audit TI dapat dilakukan
oleh pihak auditor internal dan eksternal yang independen serta dilaksanakan
secara berkala dan dilaporkan kepada BI dalam laporan semesteran“.
Bank Bukopin sebagai salah satu industri perbankan di Indonesia dituntut
untuk dapat menyusun strategi bisnis yang memperhatikan kekuatan dan
kelemahan yang dimilikinya dalam mencapai keunggulan kompetitif, serta
melakukan audit secara berkala. Untuk memenuhi PBI No.9/ 30/ DPNP dan IT
Strategic Plan (ITSP) tahun 2008 – 2013, Bank Bukopin telah melakukan audit TI
yang dilakukan oleh pihak auditor internal atau SKAI dan pihak auditor eksternal
secara berkala, mencakup audit SI, audit Sistem Akutansi (SA), audit Sistem
Komunikasi (SK), dan hasil audit tersebut dilaporkan ke BI dalam laporan
semesteran. Namun demikian sampai penelitian ini dilakukan, audit SI yang telah
dilakukan oleh pihak auditor internal atau SKAI di Bank Bukopin belum
menggunakan international best practices yang ada sebagai kerangka kerja
(framework) dalam audit SI, seperti ISO/IEC, COBIT dan ITIL. Bertolak dari
kenyataan dan kondisi tersebut diatas, penelitian ini mencoba mengaudit SI
dengan menentukan Critical Success Factor (CSF), Key Gol Indicator (KGI), Key
Performance Indicator (KPI) dan melakukan pengukuran tingkat kematangan
(maturity level) pada proses perencanaan dan implementasi SI Bank Bukopin
menggunakan COBIT framework.
Tujuan dari penelitian ini adalah : (1) mengetahui apakah proses
perencanaan dan implementasi SI Bank Bukopin yang eksisting saat ini sudah
mengikuti kaidah-kaidah yang baik dan benar sesuai dengan COBIT framework;
(2) melakukan audit SI menggunakan COBIT framework dengan menentukan
CSF, KGI, KPI dan melakukan pengukuran maturity level pada proses
perencanaan dan implementasi SI Bank Bukopin; (3) memberikan rekomendasi kepada pihak manajemen untuk perbaikan dan peningkatan maturity level SI Bank
Bukopin.
Penelitian dilakukan dengan mengunakan analisis deskriptif dan
metodologi audit SI yang diajukan oleh IT Assurance Guide: Using COBIT. Data
dan informasi didapat dari penelaahan dokumentasi yang ada di Bank Bukopin,
yaitu corporate plan, program kerja, annual report, ITSP, kebijakan, prosedur,
standard an dari hasil Informal Brainstorming Group Session, kuesioner,
observasi dan wawancara dengan responden. Sedangkan langkah - langkah yang
dilakukan dalam pelaksanaan audit SI adalah menentukan ruang lingkup dan
tujuan dari audit SI, membuat kerangka audit SI, menentukan control objectives,
CSF, KGI, KPI dan mengukur maturity level proses perencanaan dan
implementasi SI bedasarkan hasil pengisian kuesioner, wawancara dan observasi.
Kemudian data yang terkumpul di analisa menggunakan maturity model dengan
Skala Likert yang ada di COBIT framework. Hasil audit kemudian
didokumentasikan berikut temuan-temuan yang ada dan dibuat suatu kesimpulan
serta rekomendasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan proses
perencanaan dan implementasi SI Bank Bukopin sudah mengikuti kaidah-kaidah
yang baik dan benar sesuai dengan COBIT framework dan maturity level pada
proses perencanaan dan implementasi SI Bank Bukopin (Neraca Direktorat/
NDIR) untuk PO3, PO6, PO7, PO9, AI2, AI3, AI6 dan AI7 berada pada level: 3 –
Defined, sedangkan untuk PO1 dan PO2 berada pada level: 2 – Repeatable. Agar
maturity level pada proses perencanaan dan implementasi SI Bank Bukopin
berada pada level: 4 – Managed, diharapkan Bank Bukopin dapat melakukan
pembenahan, perbaikan dan penyempurnanaan sesuai dengan rekomendasi dalam
penelitian ini.
Collections
- MT - Business [4063]
