Analisis Penanganan Kargo Ekspor Komoditas Hortikultura Di Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta: Studi Kasus Pt.Jasa Angkasa Semesta, Tbk.
View/ Open
Date
2014Author
Syachbanu, Deri
Fauzi, Anas Miftah
Djatna, Eng Taufik
Metadata
Show full item recordAbstract
Komoditas hortikultura memerlukan penanganan kargo udara yang dapat
diandalkan untuk menghindari risiko selama transportasi yang memberikan
pengaruh negatif terhadap kinerja. Risiko dalam penanganan kargo yang berasal
dari keluhan yang disampaikan oleh pengguna dan penerima barang di negara
tujuan. Selama tahun 2013 Bandara Internasional Soekarno Hatta ada sepuluh
kasus dengan total 34 frekuensi kejadian. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis penanganan kargo untuk komoditas hortikultura dengan fokus pada
risiko dalam penanganan kargo dan perbaikan dengan menggunakan Business
Process Modeling and Notation (BPMN), diagram tulang ikan, analisis silang dan
Metode Perbandingan Eksponensial (MPE) digunakan untuk menganalisis risiko
dan alternatif perbaikan.
Analisis BPMN menghasilkan enam stakeholder dan delapan langkah
dalam penanganan kargo untuk komoditas hortikultura. Berdasarkan diagram
tulang ikan untuk penanganan kargo produk hortikultura, diperlukan perhatian
pada beberapa aspek penting, yaitu sumber daya manusia, pengukuran, metode,
mesin dan peralatan, dan lingkungan. Empat jenis risiko telah diidentifikasi; yaitu
risiko fisik, risiko informasi, risiko keuangan dan risiko organisasi. Risiko-risiko
tersebut timbul karena kondisi lingkungan yang tidak sesuai, informasi yang tidak
akurat dan terlambat pada setiap langkah penanganan kargo.
Berdasarkan analisis risiko ada empat alternatif dan tujuh kriteria yang
digunakan dalam analisis MPE hasilnya adalah sistem informasi yang terintegrasi
pada setiap langkah-langkah penanganan kargo untuk menghindari risiko dan
untuk mempercepat pengambilan keputusan oleh masing-masing pemangku
kepentingan. Di sisi lain gudang kargo ekspor membutuhkan lebih banyak
perbaikan untuk menghindari risiko dan untuk mengakomodasi peningkatan
volume kargo yang mudah rusak.
Collections
- MT - Business [4063]
