Analisis Kepuasan Mahasiswa Terhadap Pelayanan Program Studi Biologi Fakultas Teknobiologi Di Universitas Katolik Atmajaya
View/ Open
Date
2013Author
Vratyastama, Arhad K.
Suroso, Arif Imam
Djamaludin, Mohammad
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat layanan yang
diselenggarakan Fakultas Teknobiologi dan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap
pelayanan Fakultas Teknobiologi, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhinya Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi
kekurangan dan kelebihan yang dimiliki Fakultas Teknobiologi serta dapat
meningkatkan kepuasan mahasiswanya.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan satu set kuesioner kepada
193 mahasiswa aktif Fakultas Teknobiologi pada semester gasal di tahun ajaran
2011-2012. Metode penarikan sampel yang menggunakan teknik Probability
Sampling dengan Sample Acak Stratifikasi berdasarkan angkatan. Kuesioner
menggunakan skala Likert (1 sampai dengan 5) untuk jawaban butir pertanyaan
yang terkait dengan lima dimensi Service Quality.
Metode pengolahan dan analisis data pada penelitian ini memberikan hasil
yang saling melengkapi sesuai tujuannya. Analisis deskriptif menjelaskan
mengenai karakteristik umum responden yang berpartisipasi pada penelitian ini.
Analisis tabulasi silang (Crosstabulation) memberikan informasi mengenai
hubungan karakteristik responden dengan kepuasan secara umum, sedangkan
analisis menggunakan IPA dan PRA bertujuan menentukan prioritas peningkatan
pelayanan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat layanan secara umum yang
dirasakan mahasiswa adalah Baik (4), dan jika diteliti lebih lanjut pada tingkat
kepuasan secara umum adalah Puas (4). Berdasarkan hasil analisis menggunakan
cross tabulation diketahui bahwa tingkat kepuasan tidak dipengaruhi secara
signifikan oleh karakteristik angkatan, jenis kelamin dan usia. Identifikasi atribut
pelayanan didasarkan pada lima dimensi ServQual dengan 35 atribut pelayanan
terdiri dari sembilan atribut Tangible, tujuh atribut Reliability, enam atribut
Responsiveness, empat atribut Assurance, dan sembilan atribut Emphaty. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kinerja yang dirasakan mahasiswa pada masingmasing atribut berdasarkan rentang skala adalah Baik, namun jika diteliti lebih
lanjut masih terdapat selisih (gap score) antara kinerja dengan harapan pada setiap
atribut.
Tingkat layanan direfleksikan oleh atribut-atribut yang dapat dikelompok
menjadi lima dimensi servqual. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa
rata-rata tingkat layanan pada masing-masing dimensi berada diantara rentang
nilai 3.76 (dimensi Responsiveness) dan 3.99 (dimensi Reliability). Fakultas
Teknobiologi disarankan mempertahankan kinerja pelayanan yang selama ini
sudah dilakukan. Selain itu Fakultas Teknobiologi dalam memberikan pelayanan
juga disarankan untuk sedikit lebih memperhatikan dimensi Responsiveness,
karena meskipun rata-rata tingkat layanan untuk masing-masing dimensi sudah
relatif baik, akan tetapi rata-rata tingkat layanan dimensi Responsiveness
mendapatkan nilai paling rendah diantara kelima dimensi servqual Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa gap score pada masingmasing dimensi berada diantara rentang nilai -0.83 (dimensi Responsiveness) dan
-0.50 (dimensi Assurance). Hal tersebut mengindikasikan bahwa masih terdapat
kesempatan meningkatkan kepuasan melalui peningkatan kinerja pelayanan
terutama pada dimensi Responsiveness. Fakultas Teknobiologi dalam memberikan
layanan untuk meningkatkan kepuasan mahasiswa, disarankan dapat lebih
memperhatikan kesederhanaan prosedur dan kecepatan pelayanan baik pada
administrasi maupun laboratorium.
Berdasarkan hasil analisis menggunakan IPA, diketahui terdapat 11 atribut
yang dapat mempengaruhi kepuasan mahasiswa karena dianggap sangat penting,
namun tingkat pelaksanaan atau pemenuhannya belum memuaskan, sedangkan
berdasarkan hasil analisis menggunakan PRA, diketahui terdapat 28 atribut yang
termasuk dalam kategori performance yaitu atribut yang bila harapan responden
dapat terpenuhi akan menambah kepuasan dan sebaliknya jika harapan responden
tidak dapat terpenuhi maka akan mengurangi kepuasan.
Berdasarkan kombinasi hasil analisa menggunakan Importance
Performance Analysis dan Penalty Reward Analysis diperoleh delapan atribut
yang disarankan untuk mendapat perhatian lebih dalam peningkatan kinerja
pelayanan yaitu pada dimensi Tangible, terdapat dua atribut yang disarankan
untuk diperhatikan, yaitu Penggunaan teknologi untuk kegiatan administrasi (X4)
dan Penggunaan peralatan laboratorium (X6); pada dimensi Reliability, terdapat
satu atribut yang perlu diperhatikan yaitu Ketepatan waktu dan realisasi pelayanan
administrasi (X14); pada dimensi Responsiveness terdapat tiga atribut yang
disarankan untuk diperhatikan antara lain Kesederhanaan prosedur pelayanan
administrasi (X19), Kesederhanaan prosedur pelayanan laboratorium (X21), dan
Kecepatan proses pelayanan laboratorium (X22); serta pada dimensi Empathy,
terdapat dua atribut yang disarankan untuk lebih diperhatikan antara lain Keluhan
dan pengaduan dalam perkuliahan (X27) dan Pemahaman kebutuhan pelayanan
administrasi (X30).
Fakultas Teknobiologi disarankan untuk mempertahankan kinerja
pelayanan yang sudah berlangsung, selain itu mengacu pada hasil yang diperoleh
pada implikasi manajerial maka terdapat beberapa upaya yang disarankan untuk
meningkatkan kinerja pelayanan antara lain: (a) Fakultas Teknobiologi disarankan
untuk menyediakan tambahan beberapa sarana serta fasilitas, dan (b) Fakultas
Teknobiologi perlu meningkatkan kompetensi, respon dan empati staf
administrasi dan staf laboratorium melalui kegiatan pelatihan.
Collections
- MT - Business [4062]
