Pengaruh Penerapan Budaya Perusahaan Terhadap Motivasi Kerja dan Kinerja Karyawan Di Pt. Rekayasa Industri
View/ Open
Date
2015Author
Ernanto, Bambang
Baga, Lukman M.
Sunarti, Euis
Metadata
Show full item recordAbstract
Budaya Perusahaan merupakan nilai-nilai yang diyakini semua anggota
perusahaan yang berfungsi sebagai perekat dan dijadikan acuan perilaku dalam
organisasi untuk mencapai tujuan perusahaan yang diinginkan. Agar selalu menjadi
pemenang dalam menghadapi persaingan global dan terus berkembang dalam
perubahan diterapkanalah budaya perusahaan yang unggul. Dengan diterapkanya
budaya perusahaan akan meningkatkan keberhasilan perusahaan dalam mendorong
motivasi kerja dan kinerja yang dapat dicapai oleh karyawan dalam melakukan
tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Jika kinerja
karyawan perusahaan baik maka kinerja perusahaan juga akan meningkat yang
menuju pada pencapaian perusahaan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh penerapan budaya
perusahaan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan dan menganalisa
hubungan keeratan dengan profil responden. Teknik pengambilan contoh yang
digunakan adalah contoh secara nonprobability sampling menggunakan purposive
sampling kepada 110 responden. Pengujian variabel budaya perusahan
menggunakan Explanatory Factor Analysis (EFA), sedangkan untuk melihat
validitas indikator dari masing-masing variabel menggunakan Confirmatory Factor
Analysis (CFA).
Pengujian hipotesis yang menguji pengaruh budaya perusahaan terhadap
motivasi kerja dan kinerja karyawan dilakukan dengan menggunakan Structural
Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian sesuai dengan model yang dibangun
hasil perhitungan ketiga nilai-t tabel pada taraf nyata 5% adalah 1,96, didapat nilai-t
hitung > 1,96, disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pada; budaya
perusahaan terhadap motivasi kerja, budaya perusahaan terhadap kinerja dan
motivasi kerja terhadap kinerja.
Penelitian ini juga untuk melakukan eksplanatori terhadap 6 nilai inti budaya
perusahaan di Rekind yang telah dirumuskan oleh tim dibantu para ahli dan pakar
agar dapat diketahui apakah penetapan keenam nilai inti tersebut sudah sesuai
dengan kaidah statistik sehingga dapat digunakan lebih lanjut untuk kepentingan
penelitian ilmiah.
Secara keseluruhan pelaksanaan penerapan budaya perusahaan telah
dipraktikkan dengan baik oleh karyawan, namun masih terdapat perbedaan antara
nilai yang dianggap penting di lapangan seharusnya mementingkan professional,
innovation dan team work, tapi dalam realitasnya pelaksanaan yang paling baik
adalah concern for people, professional dan focus on customer. Ada perbedaan
urutan indikator dari variabel motivasi menurut rataan skor dibanding dengan
faktor muatan dari hasil SEM, seharusnya memprioritaskan motivasi intrinsik,
tetapi dalam kenyataanya pelaksanaan paling baik adalah motivasi ekstrinsik.
Sedangkan pendekatan faktor kinerja yang meliputi kemampuan teknis,
kemampuan konseptual dan kemampuan interpersonal, masih terdapat ketidak
sesuaian aspek kinerja yang seharusnya memprioritaskan kemampuan konseptual,
tetapi dalam kenyataanya pelaksanaan paling baik adalah kemampuan teknis
Collections
- MT - Business [4062]
