Analisis Kepuasan dan Loyalitas Petani Jagung Merek Hibrida D Terhadap Pembelian Benih Jagung
View/ Open
Date
2014Author
Novitri, Dhina
Daryanto, Arief
Sanim, Bunasor
Metadata
Show full item recordAbstract
Sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu negara merupakan salah satu
faktor pendorong penggerak perekonomian negara tersebut. Salah satu komoditi
strategis dalam pembangunan perekonomian serta pertanian Indonesia adalah
komoditi jagung. Jagung merupakan salah satu komoditi yang dapat membangun
perekonomian serta pertanian Indonesia. Komoditi ini memiliki fungsi yang
beragam, baik untuk pangan, pakan, serta energi (Krisnamurthi 2010). Jagung
memiliki kontribusi terbesar kedua pada perekonomian nasional setelah tanaman
padi dan permintaannya selalu mengalami peningkatan setiap tahun. Meskipun
penggunaan jagung untuk konsumsi sebagai bahan pangan sehari-hari cenderung
menurun, permintaan jagung untuk bahan baku pakan ternak mengalami
peningkatan. Dalam kurun waktu 20 tahun ke depan, penggunaan jagung untuk
bahan pakan diperkirakan akan terus mengalami peningkatan (Litbang 2007).
Permintaan yang terus bertambah ini belum diimbangi dengan produksi jagung
yang ada saat ini.
Peningkatan produktivitas merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan
produksi jagung nasional. Dari aspek teknis, teknologi yang dapat digunakan
untuk peningkatan produktivitas jagung adalah dengan menggunakan benih
unggul bermutu melalui pengembangan varietas unggul yang berdaya hasil tinggi
serta adaptif pada kondisi tertentu (Saenong et al. 2014). Kepuasan serta loyalitas
petani terhadap pembelian benih unggul jagung hibrida sangat tergantung pada
atribut-atribut yang dimilikinya. Kondisi ini tentunya akan membentuk sikap
petani dalam penggunaan benih jagung hibrida sehingga pada akhirnya petani
mampu mengevaluasi benih tertentu dalam memenuhi kebutuhan mereka. Faktor
utama yang menjadi pertimbangan dalam pengembangan varietas unggul jagung
disuatu daerah adalah keinginan petani untuk memilih dan menggunakan benih
unggul yang sesuai.
Salah satu produsen benih jagung hibrida yang terdapat di Indonesia adalah
PT XYZ dengan merek yang diusungnya adalah Hibrida D. Benih jagung Hibrida
D memiliki keunggulan dalam hal ketahanannya terhadap serangan penyakit
bulai, yang mana penyakit ini sering dijumpai pada hampir seluruh sentra
penanaman dan kerap membuat resah para petani. Selain tahan akan serangan
bulai, Hibrida D juga terkenal akan kekokohan tanamannya dan potensi hasil yang
tinggi. Perusahaan ini memiliki komitmen dalam mendukung kesinambungan
pertanian serta meningkatkan taraf hidup petani melalui kepastian hasil panen
tanaman. Melalui pemahaman mengenai perilaku konsumen maka dapat
membantu menjelaskan bagaimana konsumen memperoleh kepuasan dan dari
kepuasan tersebut konsumen menjadi loyal terhadap suatu produk tertentu yang
dianggap dapat mengakomodasi kebutuhannya, selain itu perusahaan juga dapat
memperkirakan bagaimana konsumen mengambil keputusan pembelian dan dapat
memperkirakan reaksi konsumen terhadap apa yang diterimanya. Bertitik tolak
dari latar belakang tersebut, maka penelitian ini dilakukan untuk melihat kepuasan dan loyalitas petani terhadap pembelian benih jagung Hibrida D yang dihasilkan
oleh PT XYZ.
Berdasarkan hasil analisis IPA yang digunakan untuk mengukur sejauh
mana tingkat harapan dan tingkat kinerja yang telah dilakukan oleh perusahaan
dilihat dari kaca mata petani jagung merek Hibrida D selaku konsumen yang
langsung menggunakan benih tersebut. Hasil analisis ini memperlihatkan bahwa
atribut ketahanan terhadap hama penyakit, ketahanan terhadap musim, akses benih,
ketersediaan benih, label benih, ukuran tongkol, produktivitas, dan harga benih
harus dipertahankan kinerjanya karena telah sesuai dengan harapan konsumen.
Atribut daya tumbuh, efisiensi penggunaan pupuk, informasi sertifikat benih,
tingkat keusangan, daya simpan, brosur, kualitas kemasan, dan ukuran benih
merupakan atribut yang tidak terlalu penting bagi konsumen sehingga manajemen
tidak perlu memberikan perhatian lebih kepada faktor tersebut. Faktor penting
bagi konsumen yang belum diberikan perhatian khusus oleh perusahaan adalah
atribut jenis/varietas, umur tanaman, serta demplot di lapangan. Konsumen masih
merasa belum cukup puas dengan atribut-atribut tersebut.
Kepuasan konsumen benih jagung Hibrida D yang diukur dengan
menggunakan analisis CSI memperlihatkan bahwa sebesar 86.67% petani jagung
yang telah menggunakan benih jagung Hibrida D di Kabupaten Probolinggo telah
merasa puas dengan kinerja dari atribut-atribut yang dimiliki benih jagung
tersebut. Selain merasa puas akan kinerja dari atribut yang dimiliki benih jagung
Hibrida D, petani tergolong kedalam konsumen yang loyal terhadap suatu merek.
Hal ini dapat dilihat dari hasil analisis loyalitas menggunakan analisis CLI dengan
indeks loyalitas konsumen sebesar 95%.
Collections
- MT - Business [4062]
