Perbaikan Sistem Antrian Pengecekan Sertifikat Untuk Peningkatan Pelayanan Publik Pada Kantor Pertanahaman Kabupaten Bogor
Abstract
Kegiatan pelayanan pengecekan sertifikat merupakan salah satu jenis
pelayanan pertanahan yang merupakan tugas pokok dan fungsi Kantor Pertanahan.
Kegiatan pelayanan pengecekan ini bertujuan untuk memberikan kepastian
mengenai keaslian sertifikat dan bahwa sertifikat yang sedang diperiksakan tidak
sedang terlibat konflik dan sengketa. Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor adalah
salah satu Kantor Pertanahan di wilayah Jawa Barat yang terklasifikasi sebagai
Kantor Pertanahan Kelas A berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pertanahan
Nasional RI (PERKABAN) Nomor 1 Tahun 2013. Kantor Pertanahan yang
termasuk dalam Kelas A adalah Kantor Pertanahan yang memiliki volume
pelayanan yang tinggi.
Tingginya volume permohonan yang tidak sebanding dengan kapasitas
pelayanan Kantor Pertanahan mengakibatkan terjadinya inefisiensi dan
inefektivitas sistem pelayanan yang mengakibatkan kemacetan (bottleneck) dan
waktu menunggu pelayanan menjadi lebih lama. Terlalu lamanya waktu menunggu
dan ketidak pastian waktu penyelesaian pelayanan dapat mengakibatkan
menurunnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada Kantor Pertanahan
Kabupaten Bogor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan
menganalisa kinerja sistem antrian pelayanan pengecekan sertifikat pada Kantor
Pertanahan Kabupaten Bogor serta melakukan perbaikan antrian yang diperlukan
untuk meningkatkan produktivitas pelayanan pengecekan sertifikat sesuai dengan
tingkat permohonan yang ada.
Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan melakukan
pengamatan langsung terhadap aktivitas pelayanan berupa data waktu antar
kedatangan pemohon, jumlah antar kedatangan, waktu pelayanan dan alur
pelayanan. Dari data hasil pengamatan kemudian dibuat model simulasinya dengan
menggunakan software Arena 14.00.00. model simulasi kemudian diuji dengan
menggunakan uji-T untuk mengetahui apakah model simulasi yang dibangun telah
merepresentasikan kondisi nyata dari pelayanan pengecekan sertikat pada Kantor
Pertanahan Kabupaten Bogor.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada sistem pelayanan pengecekan
sertifikat Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor sudah efektif namun belum efisien,
jumlah berkas yang dapat diselesaikan setiap harinya hanya 57.40% dari jumlah
berkas masuk. Hal ini menunjukkan masih rendahnya produktivitas pelayanan serta
belum dapat memenuhi SOP dimana waktu penyelesaian pelayanan adalah 1 hari
kerja. Tahapan yang mengalami bottleneck (kemacetan) adalah pada Tahap 2
(Pencarian arsip), Tahap 4 (Penerbitan SPS) dan Tahap 6 (Pejabat Verifikasi).
Walaupun produktivitasnya masih rendah namun ternyata tingkat utilitas pada
tahapan-tahapan tersebut cukup tinggi. Tingkat utilitas petugas pada tahap 2 adalah
98.11% dan Tahap 4 sebesar 98.14%. Terlalu tingginya tingkat utilitas pegawai
dapat mengakibatkan menurunnya kualitas pelayanan.
Collections
- MT - Business [4063]
