Pengaruh Penilaian Kinerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Pemasaran Pt.Bank Xyz Kcu Bekasi
View/ Open
Date
2015Author
Prasasti, Febrina Aulia
Hutagaol, M.Parulian
Affandi, M.Joko
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkembangan bisnis perbankan dalam negeri menuntut seluruh
stakeholder bekerja menunjukkan kinerja terbaik dengan seluruh sumber daya
yang dimiliki. Kinerja sumber daya manusia menjadi hal utama yang harus
dikelola dengan baik demi kelangsungan hidup dan kemajuan perusahaan, karena
jasa menjadi produk utama yang ditawarkan dalam dunia perbankan. Penilaian
kinerja yang dimiliki oleh suatu perusahaan dengan faktor pendorong motivasi
yang digunakan sebagai umpan balik atau imbalan atas hasil penilaian kerja
karyawan seharusnya dapat menjadi alat yang mampu mendorong kinerja bagi
masing-masing karyawan.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi karyawan pemasaran
funding mengenai penilaian kinerja, menganalisis persepsi karyawan pemasaran
funding mengenai faktor pemotivasi kerja, menganalisis pengaruh penilaian
kinerja terhadap kinerja karyawan dan merumuskan strategi perusahaan dalam
mengelola penilaian kinerja agar dapat meningkatkan kinerja karyawan
pemasaran funding Bank XYZ cabang utama Bekasi. Penelitian ini menggunakan
metode sensus dengan responden sebanyak 64 orang. Penilaian persepsi karyawan
terhadap penilaian kinerja dan faktor pemotivasi kerja menggunakan kuisioner
semantic differential. Pengujian pengaruh penilaian kinerja terhadap kinerja
menggunakan partial least square (PLS).
Hasil pengujian data menunjukkan bahwa sebagian besar responden
menganggap bahwa indikator hasil penjualan sangat memengaruhi motivasi kerja.
Hasil penjualan mendominasi karena didukung oleh peraturan perusahaan
mengenai insentif yang diberikan untuk setiap produk pada indikator hasil
penjualan. Namun hasil pengujian terhadap persepsi faktor pendorong motivasi
karyawan, karyawan berpersepsi bahwa insentif dan bonus menjadi faktor yang
paling berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil pengujian hubungan antara
variabel penelitian menggunakan partial least square (PLS) yang mengacu pada
nilai t-statistik disimpulkan bahwa ada pengaruh penilaian kinerja terhadap kinerja
karyawan melalui faktor pendorong motivasi. Pada penelitian ini nilai original
sample penilaian kinerja terhadap pemotivasi adalah sebesar 0,78 dan pemotivasi
terhadap kinerja adalah sebesar 0,44. Hal ini berarti bahwa penilaian kinerja
memengaruhi peningkatan pemotivasi kerja sebesar 78 % dan pemotivasi kerja
memengaruhi peningkatan kinerja karyawan sebesar 44 %. Namun, penilaian
kinerja tidak berpengaruh terhadap kinerja secara langsung. Berdasarkan hal
tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penilaian kinerja memengaruhi kinerja
karyawan bila ada faktor pendorong motivasi kerja.
Penelitian ini merekomendasikan strategi pengelolaan penilaian kinerja
dilakukan secara organisasional dan individual. Secara organisasional perusahaan
harus mengevaluasi besaran insentif yang ditetapkan dan mereview secara rutin
hasil kerja karyawan untuk dipertimbangkan menerima promosi. Secara individual pendekatan terhadap karyawan dilakukan oleh pimpinan dan HRD untuk dapat
mengidentifikasi kompetensi yang dimiliki karyawan dengan lebih baik.
Collections
- MT - Business [4063]
