Pengembangan Model Bisnis Momomilk (Studi Kasus Kafe Momomilk Bogor)
View/ Open
Date
2014Author
Ghaffari, Muhammad Audi
Daryanto, Arief
Rifin, Amzul
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia adalah negara yang memiliki sektor pertanian yang terus
berkembang. Sub sektor peternakan merupakan bagian dari sektor pertanian yang
memiliki potensi untuk dikembangkan. Agribisnis komoditi susu merupakan salah
satu komoditi dari sub sektor peternakan. Melihat kondisi ekologi, geografis dan
kesuburan tanah di beberapa wilayah Indonesia, maka sebenarnya dapat menjadi
peluang untuk mengembangkan industri persusuan ini cukup baik. Penawaran
variasi pengolahan susu segar diharapkan mampu mendongkrak konsumsi susu
perkapita masyarakat Indonesia.
Momomilk adalah salah satu usaha yang produk didominasi minuman
yang berbahan baku susu sapi segar. Kondisi persaingan yang dihadapi
Momomilk dalam lingkungan bisnis kuliner tidak hanya berada pada level rasa
yang terdapat pada menu, variasi nilai tambah yang kreatif dan inovatif dari
masing-masing pesaing. Peluang Momomilk untuk terus berkembang hingga
menjadi industri susu berskala nasional di masa depan cukup berpotensi, dapat
dilihat dari respon pelanggan yang positif dari setiap pembukaan cabang baru.
Momomilk memiliki harapan di masa depan untuk dapat mewujudkan visi
perusahaan, namun saat ini perusahaan cenderung mengikuti intuisi dan naluri
pemilik Momomilk, sehingga jika tidak segera dibenahi maka akan
dikhawatirkan Momomilk akan mengalami kesulitan dalam pencapaian visi
perusahaan. Untuk mengatasi hal tersebut Momomilk sebaiknya memiliki
gambaran model bisnis dimasa depan, sehingga pengembangan perusahaan dapat
lebih terarah sesuai visi perusahaan yang telah ditetapkan. Salah satu pendekatan
dalam melakukan analisis model bisnis adalah dengan menggunakan alat analisis
business model canvas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis saat ini,
merumuskan faktor-faktor kunci yang akan mempengaruhi model bisnis dan
mendesain model bisnis masa depan untuk Momomilk.
Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif dalam bentuk
studi kasus. Pendekatan model bisnis yang digunakan dalam studi ini adalah
pendekatan business model canvas yang bertujuan untuk memetakan model bisnis
organisasi menjadi sembilan elemen. Jenis data yang digunakan terdiri dari data
primer dan sekunder. Data primer diperoleh dari kegiatan observasi, wawancara
berdasarkan kuisioner, dan data sekunder yang diperoleh dari studi literatur.
teknik wawancara yang digunakan adalah wawancara terstruktur, sehingga
berpedoman kepada kuisioner. Wawancara dilakukan kepada pemilik usaha
momomilk. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran model bisnis
Momomilk saat ini, setelah itu juga dilakukan penyebaran kuisioner kepada
pelanggan untuk mendapatkan penilaian dari persepsi pelanggan, dan informasi
tentang lingkungan model bisnis momomilk dari studi literatur. Setelah didapat
informasi dari ketiga sumber, maka dilanjutkan dengan analisis SWOT pada
setiap elemen business model canvas, dan kemudian didapatkan faktor-faktor
kunci yang akan menjadi pertimbngan dalam mengembangkan model bisnis masa
depan Momomilk.
Collections
- MT - Business [4063]
