Kajian Sistem Pembelajaran Sebagai Upaya Peningkatan Sistem Penjaminan Mutu Di Fmipa Universitas Tadulako
View/ Open
Date
2015Author
Wahyujaya
Koesmaryono, Yonny
Yulianda, Fredinan
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan fakultas MIPA sebagai
bagian dari Universitas Tadulako, salah satu perguruan tinggi negeri di kawasan
timur Indonesia yang didirikan 18 Agustus 1981. Provinsi Sulawesi Tengah
memiliki potensi alam yang belum banyak diolah. Keahlian bidang MIPA sangat
dibutuhkan untuk menggali potensi sumber daya alam di Sulawesi Tengah.
Sehingga FMIPA mendapatkan tugas dan tanggungjawab yang besar untuk
memenuhi kewajibannya dalam memberikan proses pendidikan dan pembelajaran
yang bermutu. Fakultas MIPA mengalami sejumlah permasalahan dalam
pencapaian pendidikan dan pembelajaran yang bermutu. Rerata lama studi
mahasiswa cenderung naik dan IPK lulusan cenderung turun dalam tiga tahun
terakhir serta hasil akreditasi yang belum optimal. Sejumlah permasalahan
tersebut mengindikasikan belum optimalnya pelaksanaan pendidikan dan
pembelajaran di FMIPA Universitas Tadulako. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis sistem pembelajaran dan merumuskan strategi menyelesaikan
permasalahan sekaligus meningkatkan kualitas proses pembelajaran dalam rangka
pengembangan sistem penjaminan mutu.
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data
dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi dan triangulasi.
Kemudian juga penyebaran kuesioner pada sejumlah nara sumber yang sudah
dipilh. Observasi yang dilakukan bersifat partisipatif pasif dan wawancara
dilakukan secara semiterstruktur. Tahapan pengolahan dan analisis data dalam
penelitian ini dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu : (1) analisis deskriptif kulitatif,
(2) analisis IFAS (Internal Factors Analysis Summary), EFAS (External Factors
Analysis Summary) dan (3) perumusan strategi dengan matriks SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan pada struktur
kelembagaan dan pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Program
studi kurang memiliki ruang yang proporsional mengenai tata kelola
penyelenggaraan akademik maupun non akademik. Unit penjaminan mutu belum
mampu menjalankan dengan efektif mekanisme SPMI. Faktor strategik eksternal
mempunyai potensi lebih besar dari faktor strategik internal. Total skor EFAS
adalah 2.679 dan total skor IFAS sebesar 2.286. Strategi yang dirumuskan adalah
penguatan kerjasama dengan pihak industri, pemerintah daerah dan perguruan
tinggi lain yang sudah maju dalam hal peningkatan infrastruktur, manajemen
kelembagaan, pengembangan pengetahuan dan penelitian serta pelaksanaan
SPMI. Selanjutnya dari sisi internal berusaha memperbaiki kelemahan manajerial
dan peningkatan efisiensi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik maupun non
akademik.
Collections
- MT - Business [4063]
