Formulasi Strategi Unit Bisnis Jasa Pengiriman Peralatan Perbankan (Studi Kasus Pt. Anugerah Perdana Mandiri)
View/ Open
Date
2014Author
Editiyanto, Rendika Aprizkiaji
Syarief, Rizal
Djohar, Setiadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Perkembangan sektor pengangkutan tidak terlepas dari keberadaan
perusahaan jasa pengiriman. Perusahaan jasa pengiriman termasuk salah satu
sektor bisnis yang cukup menjanjikan di masa depan. Jasa pengiriman mempunyai
peranan penting dan strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi
masyarakat. PT. Anugerah Perdana Mandiri (APM) merupakan salah satu
perusahan jasa pengiriman dengan unit bisnis meliputi: jasa pengiriman peralatan
perbankan (moving service), jasa pengiriman perabotan rumah, jasa pengepakan
(packaging service), dan jasa pergudangan (warehousing service). Jasa
pengiriman peralatan perbankan merupakan unit bisnis yang memberikan
kontribusi yang paling tinggi terhadap penerimaan perusahaan. Kondisi
persaingain yang semakin ketat pada jasa pengiriman peralatan kantor saat ini
membuat profit yang diterima oleh perusahaan semakin menurun. Perusahaan
perlu mengantisipasi dan mengatasi keadaan tersebut agar bisa bertahan pada
binis jasa pengiriman barang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis
faktor-faktor strategis eksternal dan internal yang mempengaruhi perkembangan
bisnis PT. Anugerah Perdana Mandiri dan merumuskan strategi perusahaan untuk
memenangkan persaingan dan mencapai target dan tujuan perusahaan.
Analisis faktor strategis internal menunjukkan bahwa pelayanan prima
yang diberikan kepada pelanggan, reputasi perusahaan yang baik dimata
pelanggan, dan jaringan pendukung proses bisnis perusahaan yang luas
merupakan tiga faktor kekuatan yang paling penting bagi perusahaan. sementara
itu, belum mempunyai SDM untuk menangani pemsaran produk, gudang belum
sesuai dengan kebutuhan, kemampuan perusahaan dalam berinovasi masih rendah
merupakan tiga faktor kelemahan yang paling penting untuk diperhatikan.
Evaluasi terhadap terhadap faktor-faktor strategis internal menggunakan matriks
EFI menunjukkan bahwa PT. Anugerah Perdana Mandiri mempunyai kondisi
internal yang memiliki nilai rata-rata sama dengan kondisi persaingan jasa
pengiriman peralatan perbankan saat ini.
Analisis faktor strategis eksternal menunjukkan bahwa pengiriman barang
perkantoran sebagian besar dilakukan oleh pihak ketiga (outsourcing),
meningkatnya ekspansi jaringan perbankan di Indonesia, dan teknologi dan sistem
informasi yang berkembang dengan dinamis untuk mendukung kegiatan
perusahaan merupakan tiga peluang yang paling penting. Sementara itu, tingkat
persaingan diantara perusahaan sejenis, daya tawar pembeli yang tinggi, dan biaya
tambahan akibat pungutan liar merupakan tiga faktor ancaman yang paling
penting bagi perusahaan. evaluasi terhadap faktor strategis eksternal
menggunakan matriks EFE menunjukkan bahwa PT. Anugerah Perdana Mandiri
mempunyai respon yang cukup baik dalam memanfaatkan peluang dan
menetralisir ancaman yang ada.
Kondisi faktor strategis eksternal dan internal diatas memposisikan PT.
Anugerah Perdana Mandiri pada posisi rata-rata pada Matriks Internal-Eksternal
sehingga perlu dilakukan perumusan strategi yang tepat dan efektif agar perusahaan dapat menghadapi persaingan yang ada dan meningkatkan keuntungan
yang diperoleh. Posisi perusahaan yang berada pada sel V paling baik
dikendalikan dengan strategi mempertahankan dan menjaga, dengan strategi yang
yang umum untuk dilaukan adalah penetrasi pasar dan pengembangan produk.
Selain itu, untuk meningkatkan kesuksesan perusahaan di pasar maka dilakukan
juga pembentukan strategi lainnya menggunakan Matriks SWOT. Hasil dari
perumusan strategi menggunakan Matriks SWOT diperoleh strategi berupa
meningkatkan efesiensi biaya operasional, meningkatkan efesiensi biaya
operasional, meningkatkan kualitas pelayan melalui penerapan pelayanan prima,
meningkatkan kerja sama dengan perusahaan yang berpotensial, membangun
struktur organisasi yang profesional, dan meningkatkan sarana transportasi dan
kapasitas gudang. Agar strategi yang dihasilkan dapat berjalan dengan baik maka
perlu dilakukan perencanaan pelaksanaan kegiatan yang dilakukan melalui
pembentukan jadwal dan alokasi anggaran yang diperlukan sehingga tujuan yang
ingin dicapai perusahaan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah
ditetapkan.
Collections
- MT - Business [4063]
