View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Arsitektur Strategik Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (Lpei)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (3.772Mb)
      Date
      2014
      Author
      Wahyuningsih, Yuniastuti
      Sanim, Bunasor
      Maulana, Agus
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Setelah masa krisis ekonomi yang melanda beberapa negara Asia termasuk Indonesia, secara umum kinerja perekonomian nasional Indonesia menunjukkan perkembangan yang semakin membaik. Namun terdapat kekhawatiran bahwa perkembangan perekonomian nasional yang positif ini tidak akan berkesinambungan (sustainable). Mengingat pentingnya peran ekspor, maka pemerintah merasa perlu membentuk suatu lembaga khusus (sui generis) yang fokus mendukung pembiayaan dan penjaminan untuk mendorong sektor ekspor, atau dikenal dengan Export Credit Agency (ECA)/Exim Bank. Untuk maksud tersebut pemerintah pada tahun 2009 telah mendirikan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia atau LPEI. Jika ditinjau dari dimensi kebijakan pengembangan ekspor nasional, Undang-Undang No. 2 tahun 2009 tentang Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia merupakan dasar pengembangan ekspor nasional melalui pembiayaan ekspor nasional, yang diberikan dalam bentuk pembiayaan, penjaminan, asuransi, dan jasa konsultasi. LPEI merupakan sebuah lembaga keuangan hasil transformasi dari PT. Bank Ekspor Indonesia (Persero) (“BEI”). Agar dapat berperan dan berfungsi secara efektif, LPEI beroperasi secara independen berdasarkan Undangundang tersendiri (lex specialis) dan memiliki sifat sovereign status. Dalam mewujudkan industri masa depan LPEI, beberapa perumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah faktor-faktor eksternal apa yang dapat mempengaruhi posisi persaingan, pertumbuhan dan perkembangan LPEI, faktor-faktor internal apa saja yang dapat dikembangkan LPEI menjadi kekuatan dalam melengkapi daya saing yang dimiliki LPEI dan bagaimana mewujudkan sasaran jangka panjang yang akan dicapai LPEI sampai dengan tahun 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama mengidentifikasi dan mengkaji faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi eksistensi LPEI, kedua menganalisa daya saing LPEI saat ini dan alternatif strategi apa yang sebaiknya dikembangkan dan ketiga menyusun arsitektur strategik LPEI untuk kurun waktu lima tahun kedepan. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi penentuan strategi LPEI kedepan, sehingga dapat dijadikan pertimbangan penting bagi manajemen LPEI dalam mengambil kebijakan di masa mendatang. Penelitian ini dilakukan di lingkungan LPEI dengan desain penelitian yang diterapkan adalah dengan metode deskriptif dalam bentuk studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metoda pengambilan contoh pada penelitian ini adalah secara sengaja (purposive sampling), yaitu dengan menentukan terlebih dahulu responden yang akan di wawancarai atau diberi kuesioner. Pada penelitian ini ada 4 aspek di dalam balance scorecard yang digunakan dalam proses analisis lingkungan eksternal dan lingkungan internal antara lain aspek finansial, pelanggan, proses bisnis dan pengembangan SDM. Hasil analisis tersebut berupa matriks EFE dan IFE kemudian dalam bentuk total skor tertimbang dimasukkan kedalam matriks I/E untuk memetakan posisi LPEI dalam sembilan sel yang berimplikasi terhadap alternatif strategi yang dapat diterapkan. Sedangkan proses pengambilan keputusan dari berbagai alternatif terpilih dengan menggunakan matriks QSPM sebagai pertimbangan penentuan arsitektur strategi LPEI. Secara keseluruhan skor rata-rata faktor eksternal LPEI adalah 3,083 dan skor rata-rata faktor internal LPEI adalah 3,078. Hal ini menunjukkan LPEI dapat merespon dengan baik peluang dan ancaman yang ada sehingga untuk kedepannya faktor eksternal dan internal tersebut dapat dijadikan evaluasi dalam peningkatan kridebilitas LPEI sebagai kepanjangan tangan Pemerintah. Berdasarkan kedua evaluasi tersebut maka posisi LPEI dalam matriks I/E berada di sel I. Menurut David (2005) posisi perusahaan yang berada dalam sel ini adalah Grow and Build sehingga strategi generik yang sesuai adalah strategi intensif yang berkonsentrasi pada pasar seperti Market Penetration, Market Development dan Product Development bisa menjadi strategi alternatif yang efektif. Pencapaian tujuan akhir RJP berdasarkan hasil analisis dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu Quick Wins (2014-2015), Short Term Gains (2016-2017) dan Medium Term Gains (2018-2019). Dalam pemilihan alternatif strategi yang disarankan untuk kedepannya LPEI dapat meningkatkan penyaluran pembiayaan ekspor, penjaminan dan asuransi ekspor serta tetap menyediakan jasa konsultasi. Dengan menyalurkan produk-produk tersebut kepada sektor-sektor ekspor prioritas yang telah ditetapkan oleh Pemerintah untuk mendukung program ekspor nasional diharapkan kedepannya LPEI akan mampu menghadapi tantangan yang lebih baik lagi dan turut mengambil bagian dalam meningkatkan value added dan daya saing produk nasional dengan harapan outcome di tahun 2019 menurut tinjauan masa depan, yakni : (1) Meningkatkan peluang ekspor dan outstanding pembiayaan ekspor, (2) Aksesibilitas yang semakin luas bagi UKM kepada fasilitas pembiayaan, penjaminan dan asuransi ekspor, (3) Makin mengingkatnya jumlah UKM eksportir yang memiliki kapabilitas dan kapasitas yang lebih baik, dan (4) Meningkatkan efisiensi aktivitas ekspor. Melalui perencanaan strategi tersebut, diharapkan LPEI dapat mencapai tujuan akhir RJP pada tahun 2019 yaitu mendukung peningkatan daya saing ekspor nasional. Tujuan tersebut sudah sesuai dengan UU No 2 tahun 2009 dimana LPEI diharapkan dapat membantu memberikan pembiayaan pada wilayah-wilayah yang tidak dimasuki (fill the market gap) oleh bank atau lembaga keuangan atau tidak memiliki kemampuan dalam hal pembiayaan yang kompetitif dan kemampuan menyerap risiko, dalam rangka mendukung program ekspor nasional melalui Pembiayaan Ekspor Nasional (PEN).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/167129
      Collections
      • MT - Business [4063]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository