Perilaku Harga Spot dan Futures Olein Terkait Variabel Makroekonomi
View/ Open
Date
2013Author
Elizabeth, Noviyanti
Achsani, Noer Azam
Andati, Trias
Metadata
Show full item recordAbstract
Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan yang memiliki
peran penting bagi perekonomian nasional. Selain sebagai sumber utama minyak
nabati, kelapa sawit juga memberikan kontribusi dalam sebagai penghasil devisa
Negara. Pembentukan harga minyak sawit dunia berhubungan erat dengan jumlah
produksi, konsumsi dalam negeri, kebijakan pemerintah, harga internasional,
ekspor dan impor.
Berdasarkan data Bursa Berjangka Jakarta (BBJ), krisis finansial global
yang terjadi di dukung dengan kenaikan harga minyak dunia menyebabkan
peningkatan harga spot dan futures Olein di triwulan pertama sebesar Rp 11.020
per kg yang kemudian berlahan menurun pada triwulan keempat tahun 2008
sebesar Rp 5.100 per kg lebih rendah dari triwulan ketiga sebesar Rp 8.380 per kg
(www.bbj-jfx.com). Penurunan harga Olein ini sejalan dengan menurunnya harga
CPO dunia dari $ 512 per ton menjadi $ 934.3 per ton, menurunnya harga minyak
dunia, melambatnya pertumbuhan ekonomi yang mengurangi permintaan Olein
yang ditandai pembatalan kontrak Olein. Dalam kegiatan perekonomian mata
uang, tingkat suku bunga, dan harga minyak dunia merupakan beberapa faktor
yang mempengaruhi pergerakan harga spot dan futures Olein dan dirasa penting
untuk diteliti.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat perilaku dari harga spot dan futures
Olein terkait dengan variabel makroekonomi di atas. Sedangkan secara khusus
tujuan penelitian ini adalah 1) melihat hubungan dinamis harga spot dan futures
Olein di Bursa Berjangka Jakarta, 2) Menganalisis perubahan variabel
makroekonomi terhadap harga spot dan futures. Berdasarkan tujuan yang ingin
dicapai menggunakan uji analisis granger causality, kemudian diikuti VECM,
IRF dan FEVD.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan
dalam penelitian ini adalah data sekunder harga spot, harga futures bulan terdekat
(Futures1), harga futures bulan terjauh bulanan (Futures2) yang di ambil dari
Bursa Berjangka Jakarta (BBJ). Pengertian harga spot adalah harga yang berlaku
di pasar saat ini sedangkan harga futures adalah kesepakatan atau kontrak tentang
kuantitas, tanggal pembayaran yang dilaksanakan di masa datang. Harga futures
terdekat adalah kontrak penyelesaian dilaksanakan sebelum tanggal jatuh tempo
sedangkan kontrak penyelesaian transaksi dilaksanakan pada saat tanggal jatuh
tempo diikuti penyerahan produk dimaksud dengan harga futures bulan terjauh.
Hasil menunjukknan bahwa tidak terdapat hubungan sebab –akibat harga
spot dan futures terdekat maupun terjauh. Dampak perubahan variabel
makroekonomi pada pergerakan harga spot dan futures olein dapat dilihat dari
jangka pendek dan panjang. Perubahan variabel nilai tukar riil memberi pengaruh
pada jangka pendek baik terhadap harga spot dan futures terdekat maupun terjauh
olein, sedangkan perubahan tingkat bunga riil dan harga minyak dunia memberi pengaruh pada jangka panjang terhadap harga spot dan futures terdekat maupun
terjauh olein.
Pada harga spot menunjukkan variabilitas proporsi harga spot lebih besar
setelah nilai tukar, tingkat suku bunga dan harga minyak dunia. Harga futures
terdekat variabilitas harga futures terdekat memberi proporsi lebih besar, diikuti
harga minyak dunia, harga spot, nilai tukar riil, dan sisanya tingkat bunga riil.
Sedangkan harga futures terjauh, variabilitas harga futures terjauh juga
memberikan proporsi lebih besar dibandingkan nilai tukar riil, tingkat bunga riil,
harga spot dan harga minyak dunia.
Collections
- MT - Business [4063]
