Analisis Model Bisnis Layanan Haji Pt.Bank Syariah X Cabang Cibinong
View/ Open
Date
2015Author
Nasrudin
Beik, Irfan Syauqi
Tanjung, Hendri
Metadata
Show full item recordAbstract
Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang hukumnya wajib bagi umat
Islam yang mampu (istitha‟ah) mengerjakannya. Mampu diartikan secara fisik,
ilmu dan keuangan bahkan saat ini mampu memenuhi kuota keberangkatan. Data
Kementerian Agama sampai dengan akhir Juni 2014 menunjukan bahwa jumlah
pendaftar haji reguler sudah mencapai 2,9 juta calon haji atau daftar tunggu
keberangkatan mencapai rata-rata 14 tahun. Untuk memfasilitasi jemaah calon
haji, bank syariah membuka layanan haji untuk memberikan berbagai kemudahan
baik perencanaan keuangan maupun jasa lainnya. Salah satunya adalah PT Bank
Syariah X Cabang Cibinong, Kabupaten Bogor.
Tujuan penelitian ini adalah memetakan model bisnis layanan haji yang
diterapkan oleh PT Bank Syariah X Cabang Cibinong, mengembangkan atau
menyempurnakan model bisnis layanan haji dengan menganalisis lingkungan
internal dan eksternal, menyusun alternatif strategi serta menentukan prioritas
strategi untuk pengembangan model bisnis layanan haji. Penelitian ini
menggunakan metode analisis deskriptif. Alat analisis yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu analisis lingkungan, matriks evaluasi faktor eksternal (EFE),
matriks evaluasi faktor internal (IFE), matriks kekuatan, kelemahan, peluang,
ancaman (SWOT), dan kombinasi proses hirarki analitik (AHP) dan SWOT
(AWOT).
Berdasarkan potret model bisnis layanan haji di Bank Syariah X Kantor
Cabang (KC) Cibinong, dapat diidentifikasi elemen-elemen model bisnis yang
ada. Segmen nasabah haji reguler dibagi menjadi 2 kelompok yaitu jemaah
perorangan dan jemaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Proposisi nilai
yang ditawarkan adalah pelayanan prima dengan berbagai kemudahan dan
kenyamanan transaksi. Untuk menyampaikan proposisi nilai ke nasabah, bank
mengembangkan saluran distribusi yang bervariasi baik langsung maupun tidak
langsung. Cara langsung dilakukan melalui sumber daya manusia (staf marketing
haji dan customer service), outlet bank serta gerai pameran. Cara tidak langsung
dilakukan melalui tenaga penjual alihdaya sales funding executive (SFE), mitra
KBIH dan Kementerian Agama. Untuk membangun hubungan dengan nasabah,
Bank Syariah X KC Cibinong menunjuk seorang staf khusus sebagai dedicated
personal assistance. Staf tersebut menjadi duta haji bank dalam menyampaikan
proposisi nilai yang ada dengan pendekatan kekeluargaan.
Proposisi nilai layanan haji yang ditawarkan oleh staf khusus bank membuat
nasabah bersedia membeli atau membayar produk dan layanan haji yang diterima
sehingga terjadi aliran pendapatan bagi bank. Aliran pendapatan bersumber dari
ujrah talangan haji, imbal jasa antar kantor (IAK) atas dana setoran awal Biaya
Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) nasabah haji yang dikelola kantor pusat,
selisih kurs penjualan mata uang Saudi Arabia Real (SAR), biaya administrasi
pembatalan porsi haji dan biaya administrasi penutupan rekening tabungan haji.
Kesemua aliran pendapatan tersebut merupakan sumber pendapatan berbasis fee.
Dalam menawarkan proposisi nilai, bank memerlukan sumber daya utama
baik sumber daya manusia, teknologi maupun channel kantor. Sumber daya manusia terdiri atas staf pemasaran maupun staf operasional, teknologi seperti
jaringan sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) Kementerian Agama dengan
bank, dan jaringan online yang dimiliki bank, serta channel kantor seperti kantor
cabang utama, kantor cabang pembantu dan payment point. Untuk menyampaikan
jasa layanan haji bank melakukan aktivitas utama baik pemasaran dan
operasional. Aktivitas pemasaran seperti membangun relasi dan komunikasi
dengan para pihak terkait haji, sosialisasi produk haji dan konsultasi haji, layanan
talangan haji, penjualan mata uang SAR dan layanan lainnya. Aktivitas
operasional seperti layanan pendaftaran dan pelunasan haji dengan entry Siskohat,
pembukaan dan penutupan rekening, penyediaan souvenir, dan lain-lain.
Dalam memberikan layanan kepada jemaah calon haji, bank melakukan
kemitraan dengan pihak lain. Kemitraan utama dibagi menjadi 2 kategori yaitu
pihak internal dan eksternal. Mitra internal merupakan unit kerja terkait haji yang
ada di kantor pusat seperti Haji and Umrah Group (HUG) dan Financing
Operation Group (FOG). Mitra eksternal terdiri atas KBIH dan Kementerian
Agama. Dalam memberikan proposisi nilai layanan haji tidak akan berjalan tanpa
adanya biaya. Struktur biaya dalam bisnis dan layanan haji terdiri atas biaya
operasional dan biaya pemasaran. Biaya operasional meliputi biaya sumber daya
manusia, biaya produk seperti bagi hasil tabungan haji, biaya proses terkait
pembiayaan, administrasi pembiayaan dan monitoring pembiayaan. Biaya
pemasaran meliputi biaya promosi, biaya gathering haji, biaya souvenir, dan fee
mitra.
Dalam rangka menyempurnakan model bisnis layanan haji Bank Syariah X
KC Cibinong di masa depan dan relevan dengan kondisi bisnis saat ini, diperlukan
beberapa elemen model bisnis kanvas yang menjadi objek pengembangan.
Berdasarkan wawancara dan analisis responden yang berpengalaman dan ahli
dalam bisnis dan layanan haji, terpilih tiga elemen model bisnis kanvas yaitu
aliran pendapatan, aktivitas utama dan kemitraan utama. Ketiga elemen tersebut
dilakukan analisis lingkungan eksternal dan internal dengan matriks EFE, matriks
IFE, perumusan alternatif strategi dengan matriks SWOT dan prioritas strategi
dengan metode AWOT.
Berdasarkan hasil analisis AWOT, didapatkan prioritas strategi dari elemen
aliran pendapatan adalah mengembangkan fitur produk haji dan umrah, dan
bekerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk
memenfaatkan instrumen keuangan haji. Prioritas strategi dari elemen aktivitas
utama adalah meningkatkan komunikasi dan pemasaran produk haji dan umrah,
menjadikan nasabah haji sebagai endoser/referral, dan pemasaran produk kerja
sama dengan induk perusahaan. Terakhir, prioritas strategi dari elemen kemitraan
utama adalah berkerja sama dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH)
dan lembaga/organisasi Islam, serta kantor pusat melakukan kerja sama kemitraan
dengan BPKH.
Collections
- MT - Business [4063]
