Formulasi Strategi Bisnis Branchless Banking Bank X
View/ Open
Date
2014Author
Suranta, Ashar Jarot
Sanim, Bunasor
Saptono, Imam Teguh
Metadata
Show full item recordAbstract
Distribusi sektor keuangan yang tidak merata merupakan rintangan bagi
pertumbuhan perusahaan-perusahaan berukuran kecil maupun rumah tangga yang
miskin. Pemerintah berinisiatif untuk mengadopsi suatu layanan perbankan di
Indonesia melalui layanan branchless banking atau dalam terjemahan bebas
berarti perbankan tanpa cabang. Bentuk layanan keuangan ini memiliki potensi
besar dalam meningkatkan fungsi perbankan sebagai lembaga intermediasi
khususnya distribusi layanan keuangan untuk masyarakat kurang mampu maupun
masyarakat yang berada di daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh layanan
perbankan konvensional.
Bank X sebagai salah satu yang bank yang berfokus pada sektor mass
market, melihat model bisnis ini berpotensi sebagai salah satu sumber pendapatan
bank berdampingan dengan bisnis pembiayaan usaha menengah dan kecil.
Analisis faktor eksternal menunjukkan bahwa tiga faktor peluang dalam
mengembangkan layanan branchless banking adalah (1) Inisiatif pemerintah
untuk pengembangan layanan financial inclusion; (2) Kebijakan mengenai
masyarakat tanpa uang tunai (cashless society); (3) Jumlah masyarakat yang
belum tersentuh layanan keuangan mencapai 49% dari total penduduk. Sementara
itu tiga faktor ancaman dalam mengembangkan layanan branchless banking
adalah (1) Belum lengkap dan komprehensifnya ketentuan yang ada; (2)
Teknologi yang mudah diadaptasi oleh pesaing; (3) Aktivitas dan program
penjualan yang dilakukan oleh pesaing.
Analisis faktor internal menunjukkan tiga kekuatan utama yang dimiliki
oleh Bank X adalah (1) Kemampuan perusahaan dalam mengadaptasi teknologi;
(2) Kompetensi perusahaan dalam menangani keluhan pelanggan; (3) Fokus pada
bisnis dengan segmen mass market. Sementara tiga faktor ancaman yang dihadapi
oleh Bank X adalah (1) Belum memiliki pendapatan berbasis transaksi; (2)
Rendahnya nilai tambah pada jasa yang ditawarkan; (3) Belum memaksimalkan
mitra sebagai saluran distribusi layanan.
Penelitian ini merumuskan formulasi strategi layanan branchless banking
beserta tahapan strateginya Tahapan strategi dalam penerapan layanan ini
dituangkan kedalam aktifitas 3 semester:
1. Semester II tahun 2014 membangun infrastruktur penunjang layanan serta
operasional.
2. Semester I tahun 2015 melakukan promosi serta akuisisi pelanggan baru
3. Semester II tahun 2015 melakukan pengembangan skala bisnis
Collections
- MT - Business [4063]
