Pengaruh Pelatihan dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan Di Pt. United Tractors, Tbk
View/ Open
Date
2014Author
Thio Tjoen Hok
Hubeis, Aida Vitayala
Kuswanto, Sadikin
Metadata
Show full item recordAbstract
Bisnis penjualan alat-alat berat sangat tergantung dari kinerja industri
lainnya seperti pertambangan, perkebunan, konstruksi, maupun kehutanan. Dari
keempat industri tersebut sektor pertambangan merupakan pengguna terbesar.
Selain masalah-masalah makro ekonomi yang berdampak pada harga-harga
komoditas, terutama batubara dan minyak kelapa sawit, faktor lain yang ikut
memengaruhi bisnis alat-alat berat adalah faktor persaingan. Tantangan untuk
menghadapi persaingan pada bisnis penjualan alat-alat berat serta turunnya
penjualan alat-alat berat, mengakibatkan PT United Tractors Tbk harus dapat
meningkatkan kinerja divisi yang berhubungan dengan kegiatan purna jual (divisi
Parts dan divisi Service. Tuntutan untuk meningkatkan kinerja divisi serta
efisiensi dapat berdampak pada motivasi karyawan.
Penelitian ini dilaksanakan selama enam bulan, yaitu mulai bulan Juli
sampai dengan bulan Desember 2013 bertempat di PT United Tractors Tbk.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis persepsi karyawan terhadap
pelatihan, motivasi, dan kinerja karyawan; (2) menganalisis pengaruh pelatihan
terhadap kinerja karyawan; (3) menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja
karyawan; (4) menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja
karyawan.
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan survei
yang bertujuan untuk memeroleh gambaran suatu kondisi atau keadaan tentang
pengaruh pelatihan dan motivasi terhadap kinerja karyawan PT United Tractors
Tbk. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis
rentang kriteria dan analisis regresi linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi karyawan terhadap
pelatihan, motivasi, dan kinerja tergolong baik. Hasil penelitian menggunakan
analisis regresi berganda menunjukkan bahwa pelatihan dan motivasi secara
serempak memengaruhi kinerja. Secara parsial motivasi berpengaruh nyata
terhadap kinerja, namun pelatihan tidak berpengaruh nyata terhadap kinerja.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka saran untuk manajemen
adalah: (1) setiap tahapan pelatihan perlu dilakukan dengan baik; (2) kemampuan
para atasan dalam memberikan bimbingan, arahan, maupun pujian perlu lebih
ditingkatkan; (3) program-program untuk meningkatkan hubungan antar pekerja
perlu terus diupayakan; (4) perusahaan perlu terus meningkatkan sistem
penggajian dan memberikan penjelasan secara transparan kepada karyawan; (5)
penjelasan mengenai pertumbuhan perusahaan perlu untuk terus disampaikan
kepada karyawan.
Collections
- MT - Business [4062]
