Pengaruh Job Demands, Job Resources dan Personal Resources Terhadap Work Engagement
View/ Open
Date
2015Author
Ayu, Diah Restu
Maarif, Syamsul
Sukmawati, Anggraini
Metadata
Show full item recordAbstract
Work engagement merupakan isu terkini dari pengelolaan sumber daya
manusia karena seiring waktu tingkat turnover juga semakin meningkat, tidak
terkecuali di PT XYZ. PT XYZ merupakan perusahaan manufaktur yang telah 80
tahun beroperasi di Indonesia. Menurut Schaufeli et al. (2002), work engagement
itu sendiri dibentuk oleh job demands, job resources dan personal resources. Job
demands adalah aspek-aspek fisik, psikologis, sosial dan organisasi dari pekerjaan
yang membutuhkan usaha dalam bentuk fisik, kognitif maupun emosional secara
terus menerus, oleh karena itu hal ini diasosiasikan dengan biaya fisik dan atau
psikologis tertentu. Job resources adalah aspek fisik, sosial, psikologis, atau
organisasional dari pekerjaan yang mampu (1) mengurangi tuntutan pekerjaan
dalam kaitannya dengan pengorbanan psikologis (psychological cost) yang
diberikan karyawan; (2) memberikan pengaruh pada pencapaian tujuan; (3)
menstimulasi pengembangan dan pembelajaran. Job resources memberikan
kontribusi yang signifikan pada work engagement apabila Job demands juga
tinggi (Bakker et al. 2007). Sedangkan personal resources adalah sumber daya
diri positif terkait dengan ketahanan dan mengacu pada kemampuan mereka untuk
mengendalikan dan memberikan dampak baik pada lingkungan mereka.
Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) menganalisis pengaruh job demands,
job resources dan personal resources terhadap work engagement karyawan PT
XYZ, (2) menganalisis variabel yang paling mempengaruhi work engagement,
diantara job demands, job resources, dan personal resources, (3) menganalisis
pengaruh work engagement terhadap turnover intention karyawan di PT XYZ.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan
desktiptif. Metode yang digunakan adalah metode survei. Populasi penelitian ini
adalah seluruh karyawan salaried PT XYZ yang berjumlah 165 orang.
Berdasarkan rumus Slovin dengan kesalahan toleransi sebesar 5% maka jumlah
sampel yang digunakan adalah 116 responden. Teknik pengambilan sampel
penelitian ini menggunakan metode probability sampling teknik proportionate
stratified random sampling berdasarkan departemen agar respon masing-masing
departemen terwakili dengan proporsional. Teknik pengolahan dan analisis data
dalam penelitian ini menggunakan Structural Equation Modeling (SEM).
Hasil analisis menunjukkan bahwa work engagement di PT XYZ terbukti
memiliki hubungan dan dipengaruhi oleh job demands, job resources dan
personal resources. Diantara ketiga variabel tersebut yang paling besar
pengaruhnya pada work engagement di PT XYZ adalah personal resources
sedangkan yang pengaruhnya tidak signifikan adalah job resources. Dalam
penelitian ini Job demands terbukti memberikan pengaruh langsung terhadap
work engagement. Hubungan antara job demands dan work engagement adalah
berbanding terbalik, sehingga semakin tinggi job demands yang ada di PT XYZ
maka akan semakin rendah work engagement demikian juga sebaliknya.
Hubungan antara personal resources dengan work engagement berbanding lurus,
sehingga apabila personal resources rendah maka work engagement juga rendah Work engagement tidak lepas dengan turnover intention, hasil yang didapatkan
dari penelitian ini adalah semkin tinggi work engagement maka akan menurunkan
turnover intention demikian juga sebaliknya, apabilan work engagement rendah
maka akan menaikan turnover intention.
Collections
- MT - Business [4062]
