Strategi Peningkatan Penjualan Ac Panasonic Inverter
Abstract
Salah satu produk elektronika dengan kemajuan teknologi terkini adalah
Air Conditioner atau selanjutnya disebut AC. Pertumbuhan penjualan elektronika
di Indonesia diakibatkan adanya peningkatan pendapatan per kapita penduduk dan
pertumbuhan kelas menengah yang merupakan pangsa pasar bagi produk
elektronik khususnya AC. Dengan naiknya tarif listrik tahun 2012 akan membuat
konsumen makin jeli dalam memilih produk hemat energi.
Panasonic Gobel Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap
lingkungan dengan memproduksi produk elektronik yang hemat energi dan ramah
lingkungan.Salah satunya melalui produk AC Inverter yang menawarkan
peningkatan efisiensi sebesar 35% dibanding produk AC Standar lainnya dan
produk AC Low Watt. Pasar AC Inverter di Indonesia diyakini terus mengalami
pertumbuhan dengan mengincar pasar kelas menengah yang hendak beralih dari
AC standar ke AC hemat energi dan mulai mempertimbangkan faktor kesehatan
udara dalam ruangan. Permasalahan yang dihadapi Panasonic saat ini adalah tidak
tumbuhnya penjualan AC Inverter pada tahun 2012, sementara penjualan AC
Inverter di Jabotabek mengalami pertumbuhan 30%. Faktor harga dan promosi
diduga merupakan salah satu hal yang menyebabkan tidak terjadinya pertumbuhan
penjualan untuk AC Inverter Panasonic.Tujuan penelitian ini adalah untuk
:1)mengukur tingkat awareness konsumen terhadap produk AC Inverter,
2)menganalisa atribut produk yang dominan dalam pertimbangan konsumen
terhadap keputusan pembelian AC, 3)menganalisa sensitivitas konsumen terhadap
harga produk AC Panasonic Inverter dan 4) merumuskan strategi harga dan
promosi untuk produk AC Panasonic Inverter.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2012 – Januari 2013.
Metode pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara kepada
responden di toko elektronik di wilayah Depok. Metode penarikan sampel adalah
Purposive Sampling. dengan kriteria yang sudah memakai AC. Jumlah sampel
sebanyak 100 responden.
Analisis deskriptif digunakan untuk memperoleh gambaran mengenai
tingkat awareness konsumen terhadap produk AC Inverter. Analisis
korespondensi untuk menganalisa keterkaitan responden memilih merek dengan
atribut produknya. Analisis Thurstone Case V untuk melihat secara umum atribut
apa saja yang diprioritaskan konsumen dalam membeli AC, dimana sesuai urutan
semakin tinggi nilai yang melekat pada atribut semakin menjadi prioritas atribut
tersebut. Analisis Price Sensitivity Meter untuk menaksir persepsi harga dari
konsumen.
Tingkat Kesadaran (awareness) produk AC Inverter 52%, merek AC
Inverter paling diingat pertama kali (Top of Mind) adalah Panasonic.. Tiga
peubah yang menjadi prioritas utama konsumen membeli dan menggunakan
produk AC adalah harga murah, hemat energi dan merek. Tiga peubah yang
menjadi prioritas utama konsumen dalam memilih produk AC Inverter adalah
hemat energi, kesesuain harga antara produk dan manfaatnya serta iklan produk
AC Inverter di media elektronik atau media massa Hasil analisis thurstone
menunjukkan faktor yang paling utama konsumen adalah hemat energi. Faktor produk AC Inverter merupakan produk AC yang ramah lingkungan dan adanya
teknologi terbaru menurut responden bukan merupakan faktor utama yang
dipertimbangkan ketika memutuskan untuk membeli produk AC Inverter.
Responden memilih merek AC Toshiba, Samsung, Dast dan Mitsubishi
disebabkan pengaruh referensi dari toko yang menjual produk AC. Merek LG
dipilih responden berdasarkan faktor harga dan menurut responden murah
dibanding merek lain. Faktor merek merupakan faktor responden memilih produk
AC. Merek AC Panasonic dipilih oleh responden karena faktor merek, asal merek,
desain produk serta anti virus dan pembersih udara. Merek Panasonic yang sudah
lama dikenal membuat konsumen mempertimbangkan mereknya. Produk AC
Inverter Panasonic dipilih oleh responden karena faktor teknologi, hemat energi
serta iklannya. Faktor harga yang lebih murah dibanding merek lain merupakan
faktor yang membuat produk AC Sharp Inverter dipilih oleh responden. Merek
LG dipilih oleh responden karena faktor iklannya dan atribut anti virus dan
bakteri.
Hasil analisis menunjukkan kisaran harga yang dapat diterima oleh
konsumen (range acceptable prices) produk AC Inverter 1 Pk berkisar Rp
3.271.000 sampai dengan Rp 3.659.000.Kisaran harga yang dapat diterima oleh
pasar anatra Rp 3.271.000 – 3.659.000, sedangkan tingkat harga ideal adalah Rp
3.426.000. Harga yang ideal (Optimum Pricing Point) untuk produk AC Inverter
1Pk adalah Rp 3.426.000, harga ideal tersebut merupakan titik perpotongan antara
kurva terlalu murah dengan kurva terlalu mahal. Tingkat harga konsumen tidak
merasakan perbedaan antara murah dan mahal (Indefferent Pricing Point) adalah
Rp 3.510.000. Panasonic dapat meningkatkan penjualan AC Inverter dengan harga
yang kompetitif. Harga AC Panasonic Inverter Rp 3.780.000 selisih harganya
dengan AC Sharp Inverter menjadi 8%. Harga AC Panasonic Inverter yang
kompetitif didukung brand awareness tinggi, diharapkan penjualannya akan
meningkat tajam.
Collections
- MT - Business [4063]
