Manajemen Risiko Pada Unit Bisnis Yayasan (Studi Kasus: Pt. Samboja Lodge)
View/ Open
Date
2013Author
Wasisto, Agung Wahyu
Achsani, Noer Azam
Andati, Trias
Metadata
Show full item recordAbstract
Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (YBOS) sebagai badan usaha
yang tidak berorientasi laba sangat menggantungkan pendapatannya dari donatur,
hal ini memiliki risiko jika donatur tidak bisa memberikan semua kebutuhan
operasional Yayasan. Salah satu alternatif agar mandiri adalah adalah mendirikan
Samboja Lodge (SL). Samboja Lodge merupakan tempat penginapan unik yang
berada di kawasan konservasi YBOS di Balikpapan Kalimantan Timur. Samboja
Lodge pun memiliki berbagai risiko dalam kegiatan usahanya, mulai dari tamu
reservasi, tamu datang, jasa dan kegiatan selama tinggal sampai para tamu pulang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengukur, memetakan,
dan saran tindakan yang diperlukan untuk mitigasi risiko yang dihadapi oleh SL.
Metodologi yang digunakan adalah ERM COSO. Data primer diperoleh dengan
mengisi kuesioner, wawancara dan diskusi kelompok fokus untuk 8 responden, 6
responden dari responden internal dan 2 responden dari eksternal perusahaan.
Hasil dari kuesioner yang digunakan untuk menentukan risiko mengidentifikasi
berbagai bagian. Risiko dikelompokkan menjadi empat (4) kategori risiko,
Keuangan, Strategi, Operasi dan Hazzard. Dari hasil kuesioner dapat ditentukan
probabilitas dan dampak dari setiap risiko di setiap bagian, dan selanjutnya
menghitung risiko agregat dengan rumus rata-rata geometrik (geometric mean).
Dari hasil penelitian ini diidentifikasi ada 21 risiko yang memiliki nilai
risiko yang berbeda. Hasil penelitian ini ada 5 di daerah risiko ekstrim, 5 di daerah
risiko tinggi, 7 di daerah risiko sedang, dan 4 di daerah risiko rendah atau bisa
diabaikan.
Collections
- MT - Business [4062]
