Perencanaan Strategik Bidang Penelitian dan Statistik Bappeda Provinsi Dki Jakarta
View/ Open
Date
2013Author
Rachmi, Andromeda Aristi
Daryanto, Arief
Djohar, Setiadi
Metadata
Show full item recordAbstract
The Global City Competitiveness Index 2012 menyebutkan bahwa DKI Jakarta menempati peringkat ke-81 dari 120 kota di dunia, peringkat ke-24 di Asia Pasifik dan peringkat 4 di ASEAN, hal ini menunjukkan bahwa DKI Jakarta memiliki daya saing global. DKI Jakarta untuk dapat terus meningkatkan daya saingnya, perlu menyusun perencanaan pembangunan daerah yang tepat. Saat ini perencanaan pembangunan DKI Jakarta telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah provinsi DKI Jakarta Tahun 2005-2025
Sesuai dengan amanat yang tertera dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah provinsi DKI Jakarta Tahun 2005-2025 dalam upaya peningkatan daya saing Kota Jakarta, yang terbagi menjadi 5 (lima) tahapan pembangunan. Pada saat ini, pembangunan difokuskan pada upaya peningkatan pilar daya saing di DKI Jakarta Tahun 2012-2017 yang tentunya harus mampu beradaptasi dalam setiap perubahan-perubahan yang terjadi, baik karena pengaruh internal maupun eksternal sehingga diperlukan peran penelitian dan pengembangan melalui inovasi daerah untuk mengembangkan pembangunan di DKI Jakarta.
Penelitian di DKI Jakarta harus dapat menciptakan momentum baru, sehingga peluang dan kesempatan yang ada dapat digunakan oleh institusi dan instansi penelitian dan pengembangan untuk melahirkan inovasi dalam proses pembangunan di Kota Jakarta pada khususnya karena seharusnya penelitian ini mampu sebagai motivasi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui inovasi-inovasi yang dilakukan ditunjang dengan data statistik yang akurat sehingga pada masa mendatang DKI Jakarta tidak lagi mengandakan factor driven economy tetapi menjadi innovation driven economy.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, sebagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tidak hanya berfungsi sebagai perencana, tetapi juga sebagai peneliti dalam pembangunan di DKI Jakarta. Hal ini disebabkan karena belum adanya Badan Penelitian dan Statistik yang berdiri sendiri di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, fungsi tersebut masih menyatu dalam Bappeda di bawah koordinasi Bidang Penelitian dan Statistik sehingga perencanaan strategik bidang ini perlu dilakukan tidak hanya sebagai supporting dalam meningkatkan peran dan kemampuan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tetapi sebagai pendorong pembangunan nasional upaya untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemajuan perekonomian.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan deskriptif, yaitu menjawab permasalahan yang dihadapi dengan metode studi kasus. Hal tersebut diperoleh melalui wawancara dengan alat bantu kuesioner terhadap responden internal yaitu pegawai lingkup Bidang Penelitian dan Statistik, dan berbagai stakeholder sebagai responden eksternal yaitu para pakar yang berasal dari luar Bappeda.
Wawancara dan alat bantu kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi harapan-harapan stakeholder, mengevaluasi visi dan misi, mengidentifikasi faktor internal dan eksternal. Untuk membahas hasıl kuesioner dan menentukan strategi berdasarkan analisis SWOT, dilakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan manajemen internal dan beberapa pakar penelitian dan statistik. Jawaban dari kuesioner yang dilakukan kemudian dianalisis berdasarkan metode yang telah ditentukan yaitu dengan menggunakan matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE), Evaluasi Faktor Internal
(EFI), Strengths Weaknesses Opportunities Threats (SWOT), dan Quantitative Strategic
Planning Matrix (QSPM).
Pengambilan contoh dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan
pendekatan nonprobability sampling (pengambilan contoh tanpa peluang) melalui
teknik purposive sampling (pengambilan contoh secara sengaja). Teknik ini digunakan
karena pertimbangan pada responden yang dipilih memiliki pengetahuan, keahlian, dan
kompetensi dalam bidang yang akan dikaji.
Visi Bidang Penelitian dan Statistik adalah Lembaga di bawah koordinasi
Bappeda yang mampu menyediakan data dan hasil penelitian yang representatif dan
bermaanfaat guna terwujudnya kebijakan pembangunan daerah yang mengedepankan
inovasi dan kemitraan untuk menjadikan Jakarta yang berdaya saing global. Sebagai
penjabaran lebih lanjut dari visi tersebut, maka misi yang akan dilaksanakan adalah
sebagai berikut: (1) memperkuat kelembagaan Bidang Penelitian Dan Statistik, (2)
menyediakan SDM berkualitas, profesional dan berdedikasi tinggi, (3) mendayagunakan
hasil penelitian dan statistik sebagai dasar pengambil kebijakan, dan (4) menumbuhkan
sistem inovasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa kekuatan
utama Bidang Penelitian dan Statistik adalah motivasi SDM yang tinggi memperoleh
skor tertinggi sebesar 0,50 dengan rating 4 menunjukkan bahwa strategi bidang ini
dalam mengoptimalkan kekuatannya melalui SDM yang unggul dan berkontribusi
dalam kegiatan penelitian serta kaderisasi Bidang Penelitian dan Statistik
menumbuhkan motivasi yang tinggi bagi para pegawainya. Sedangkan kelemahan
utama Bidang Penelitian dan Statistik adalah kapasitas SDM belum memadai dalam
kompetensi teknis dan manajerial dengan nilai 0,25 dengan rating 2 karena walaupun
motivasi SDM tinggi tetapi dalam hal pengambilan keputusan maupun pelaksanaan
penelitian belum dapat dilakukan, untuk saat ini baru tiga pegawai yang mengikuti
Diklat Fungsional Peneliti namun belum mendapatkan tindak lanjut terkait jabatan
tersebut.
Skor yang sama juga diperoleh dari penelitian yang masih belum terfokus karena
saat ini belum adanya sistem monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan penelitian
yang kuat terkait penelitian sehingga penelitian belum bias diarahkan. Nilai total skor
tertimbang sebesar 2,638 menunjukkan bahwa posisi atau kekuatan internal pada saat
ini diatas rata - rata dalam merespon lingkungan yang ada dan mampu meminimalkan
kelemahan yang ada melalui strategi yang telah ditetapkan.
Peluang utama yang dimiliki Bidang Penelitian dan Statistik adalah banyaknya
lembaga yang mengajukan kerjasama dan program kerja Gubernur yang sangat
memperhatikan pembangunan dan kesejahteraan sosial memperoleh skor tertinggi
sebesar 0,390 dengan rating 4. Kedua hal tersebut merupakan faktor yang penting yang
dimiliki Bidang Penelitian dan Statistik saat ini.
Dilihat dari segi faktor ancaman, kompleksitas permasalahan di DKI Jakarta
memperoleh skor sebesar 0,468 dengan rating 4 karena permasalahan di DKI Jakarta
sudah ada sejak dahulu dan masih belum diperoleh solusi yang tepat untuk
menyelesaikannya. Total skor faktor eksternal adalah 3,299 yang berarti Bidang
Penelitian dan Statistik memiliki kemampuan yang kuat dalam merespon peluang yang
ada dan mampu meminimalkan ancaman yang terjadi.
Program Bidang Penelitian dan Statistik berdasarkan tujuan dan prioritas strategi
adalah peningkatan kapasitas kelembagaan penelitian dan pengembangan; pengembangan kebijakan penelitian pembangunan daerah; peningkatan kerjasama antar
daerah, lembaga dan pihak luar/asing; peningkatan kapasitas PNS di lingkungan
Pemprov DKI Jakarta; publikasi hasil penelitian; dan pengembangan SIDa
Collections
- MT - Business [4063]
