Struktur Modal Perusahaan Publik Subsektor Tekstil dan Garmen Serta Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi
View/ Open
Date
2015Author
Yahyami, Nurul
Sinaga, Bonar M
Maulana, Tb Nur Ahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Struktur modal adalah bauran sumber pendanaan jangka panjang yang
digunakan perusahaan. Tujuan manajemen struktur modal adalah menciptakan
suatu bauran sumber dana permanen sedemikian rupa agar mampu
memaksimalkan harga saham dan agar tujuan manajemen keuangan untuk
memaksimalkan nilai perusahaan tercapai. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis komposisi struktur modal dan menganalisis faktor – faktor internal
dan eksternal apa yang mempengaruhi struktur modal perusahaan publik
subsektor tekstil dan garmen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan
informasi dan bahan pertimbangan bagi pemilik perusahaan, investor, kreditor
serta pemerintah dalam hal penentuan struktur modal yang optimum, keputusan
investasi serta kebijakan yang menunjang industri tekstil dan garmen.
Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
regresi data panel untuk mengestimasi model dan pemilihan model terbaik. Dalam
analisa model data panel dikenal tiga macam pendekatan yang terdiri dari
pendekatan kuadrat terkecil (pooled least square), pendekatan efek tetap (fixed
effect) dan pendekatan efek acak (random effect). Populasi dalam penelitian ini
adalah perusahaan tekstil dan garmen yang tercatat di BEI tahun 2009 – 2013
yaitu sebanyak 15 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
data sekunder yang diperoleh dari Laporan Keuangan Tahunan yang sudah
diaudit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal perusahaan publik
subsektor tekstil dan garmen tahun 2009 – 2013 lebih banyak didanai oleh hutang
dibandingkan ekuitas. Sebesar 59.06 % dari total aktiva perusahaan berasal dari
hutang bank dengan komposisi 40.74 % adalah hutang bank jangka pendek dan
18.32 % adalah hutang bank jangka panjang. Terdapat 11 faktor – faktor internal
dan eksternal yang berpengaruh signifikan terhadap struktur modal yaitu ROA,
SIZE, DOL, CR, NDTS, DPR, FAR, INF, PDB, SBI dan NT. Hanya satu variabel
yaitu GROWTH yang tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal.
Hasil Chow test dan Hausman test menunjukkan bahwa model estimasi
terbaik adalah mengunakan metode FEM (fixed effect model) dibandingkan
dengan metode PLS (pooled least square) dan metode REM (random effect
model). Hasil pengujian dari ketiga model estimasi menunjukkan nilai R² yang
tinggi masing – masing sebesar 99.57 % (model SDTA), 90.13 % (model LDTA)
dan 99.43 % (model DTA) yang artinya bahwa variasi struktur modal perusahaan
publik subsektor tekstil dan garmen dapat dijelaskan oleh variabel – variabel
tersebut sebesar 90 – 99 %, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lainnya
Collections
- MT - Business [4063]
