Pengaruh Modal Kerja dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Profitabilitas dan Nilai Perusahaan Pada Industri Otomotif Di Indonesia
View/ Open
Date
2015Author
Linda
Achsani, Noer Azam
Beik, Irfan Syauqi
Metadata
Show full item recordAbstract
Perusahaan otomotif di Indonesia memegang peranan penting dalam
perekonomian di Indonesia. Pengembangan. industri otomotif perlu untuk terus
dilakukan karena industri otomotif memiliki keterkaitan yang luas dengan sektor
ekonomi lainnya danjuga memiliki potensi pasar dalam negeri yang cukup besar.
Saat ini industri otomotif yang ada di Indonesia banyak menggunakan
komponen yang dibuat dari dalan negeri dan semakin banyak industri otomotif
dunia yang berinvestasi ke Indonesia membuat mobil yang sesuai dengan selera
konsumen di Indonesia termasuk jenis kendaraan /ow cos/ grcc# cczr.
Dengan banyaknya investasi dari industri otomotif dunia sehingga
memberikan kontribusi yang positif terhadap perekonomian nasional dan
penyerapan tenaga kerja professional di Indonesia serta peningkatan daya saing
produk otomotif Indonesia.
Penelitian ini menguji pengaruh modal kerja dan tanggung jawab sosial
perusahaan terhadap profitabilitas perusahaan yaitu pada industri otomotif di
Indonesia pada saat setelah terjadinya krisis ekonomi dunia. Profitabilitas
perusahaan ditentukan oleh kinerja perusahaan di dalam mengelola sumber daya
yang terbatas. Salah satu cara memanfaatkan sumber daya yang terbatas untuk
memaksimalkan kinerja perusahaan yaitu dengan menjalankan kebijakan modal
kerja. Sumber data utama pada penelitian ini berasal dari Laporan Keuangan yang
sudah diaudit dan Laporan Tahunan Perusahaan yang terdapat pada situs resmi
Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id) dengan periode 2008 sampai dengan 2013.
Penelitian ini menggunakan regresi data panel untuk menganalisis variabel
modal kerja yang terdiri dari siklus konversi kas yang terdiri dari umur piutang
usaha, umur persediaan dan umur hutang usaha, kemudian rasio lancar, rasio hutang,
struktur aktiva dan pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai
variabel independen dan rasio profitabilitas digunakan sebagai variabel mecJJ.cr/j.ng
serta nilai perusahaan dinilai dengan mcrrkc/ vcz/zje r¢/i.a diambil sebagai variabel
dependen.
Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar
perusahaan-perusahaan otomotif di Bursa Efek Indonesia menganut kebijakan
modal kerja konservatif. Hal ini diindikasikan dengan sumber pendanaan yang
digunakan oleh perusahaan-perusahaan otomotif. Sebagian besar perusahaan
otomotif menggunakan ekuitas untuk mendanai seluruh aktiva tetap dan sebagian
aktiva lancamya.
Hasil dari penelitian ini menemukan adanya hubungan negatif antara variabel
DSO, DIO, CCC, DER dan FFAR terhadap profitabilitas perusahaan yang
diproxikan dengan OPROA. Sedangkan variabel DPO dan CR berpengaruh positif
terhadap profitabilitas. Demikian juga variabel pengungkapan CSR dan
profitabilitas mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.
Saran yang diberikan terkait hasil penelitian ini adalah agar
mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan modal kerja
perusahaan di dalam menentukan kebijakan modal kerja yang sesuai dengan perusahaan untuk meningkatkan profitabilitas dan nilai perusahaan. Saran yang
diberikan terkait pengembangan penelitian berikutnya adalah menganalisa kegiatan
tanggung jawab sosial perusahaan yang dilakukan perusahaan terhadap nilai
perusahaan.
Collections
- MT - Business [4063]
