Rancang Bangun Sistem Insentif Finansial Berbasis Kinerja Bagi Tenaga Kependidikan Yang Berstatus Pns Di Ipb
View/ Open
Date
2014Author
Yusliana, Iin
Ma'Arif, Syamsul
Herodian, Sam
Metadata
Show full item recordAbstract
Insentif sebagai kompensasi yang mengaitkan gaji dengan produktivitas,
merupakan penghargaan dalam bentuk uang yang diberikan kepada mereka yang
dapat bekerja sesuai dan/atau melampaui standar yang telah ditentukan. Sistem
pemberian insentif yang tepat, sesuai dan adil adalah dengan memperhatikan
prestasi kerja karyawan. Untuk mendukung kinerja tenaga kependidikan maka
diperlukan suatu sistem penilaian kinerja yang tepat dan mencerminkan prestasi
kerja yang sebenarnya dari seorang tenaga kependidikan.
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan rancang bangung sistem penilaian
kinerja bagi tenaga kependidikan dengan memperhitungkan faktor-faktor hasil
pekerjaan. Hasil penilaian tersebut akan digunakan untuk menghitung pemberian
insentif tenaga kependidikan. Pengumpulan data dilakukan dengan menghimpun
masukan mengenai kriteria-kriteria penilaian kinerja yang dianggap relevan dalam
mendukung hasil kerja. Langkah ini ditempuh dengan menyebarkan kuesioner
untuk menghimpun data dari para responden, untuk mendapatkan faktor pekerjaan
apakah sesuai job desk masing-masing menurut persepsi tenaga kependidikan
yang berstatus PNS di IPB. Penentuan bobot dilakukan dengan wawancara kepada
pejabat struktural di IPB.
Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM), dengan
terlebih dahulu melakukan pengujian dimensinya dengan Confirmatory Factor
Analysis. Evaluasi terhadap model SEM juga dianalisis untuk mendapatkan
dan mengevaluasi kecocokan model yang diajukan. Analisis faktor menunjukkan
bahwa setiap indikator atau dimensi pembentuk masing-masing variabel laten
menunjukkan hasil yang baik. Nilai loading factor dari semua dimensi lebih
besar dari 0.40. Dengan hasil ini, maka dapat dikatakan bahwa konstruk
eksogen telah menunjukkan unidimensionalitas. Berdasarkan analisis faktor
konfirmatori konstruk indogen, maka model penelitian ini dapat digunakan
untuk analisis selanjutnya tanpa modifikasi atau penyesuaian-penyesuaian.
Terdapat 16 indikator yang memiliki nilai muatan faktor standar
(standardized loading factors) > 0.70. Indikator ini yang digunakan dalam
pembobotan dengan menggunakan metode Eckenrode. Dari hasil perhitungan,
menurut responden dari indikator yang tersedia maka kualitas kerja memiliki
bobot paling besar (0.10). Dalam pengembangan point system, dilakukan
penentuan derajat setiap faktor pekerjaan dan dibuat kriteria penilaian dari
masing-masing indikator. Berdasarkan evaluasi jabatan dengan menggunakan
point system diperoleh jumlah point untuk setiap jabatan yang ada. Berdasarkan
jumlah point tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam nilai rupiah dengan
menentukan berapa rupiah untuk setiap point. Nilai rupiah setiap point dapat
diperoleh dengan mendasarkan perhitungan pada anggaran yang tersedia.
Collections
- MT - Business [4063]
