Strategi Penerapan Konservasi Tanah dan Air di Kawasan Perhutanan Sosial Desa Giriawas Kabupaten Garut.
Abstract
Perhutanan Sosial (PS) di Desa Giriawas Kabupaten Garut, merupakan upaya
pengelolaan hutan negara yang berkelanjutan untuk mempertahankan fungsi
ekologi, sosial dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi
karakteristik sosial ekonomi petani penggarap, menggambarkan persepsi beberapa
pihak terhadap pengelolaan lahan yang mendukung konservasi tanah dan air
(KTA), serta menyusun strategi yang membantu menjaga kelestarian lingkungan
di lahan PS. Metode yang digunakan adalah analisis kualitatif deskriptif dan
Matriks SWOT, dengan data yang diperoleh melalui wawancara terhadap pihak
berkepentingan di Desa Giriawas. Hasil penelitian menunjukan mayoritas petani
berada pada usia produktif (90%), berpendidikan rendah (92%), dan
berpendapatan rendah (73%). Persepsi petani dan pemangku kepentingan lainnya
menunjukkan bahwa pelaksanaan program PS dihadapkan pada permasalahan
berupa penurunan kualitas lingkungan. Strategi Weakness-Opportunity (W-O)
merupakan pendekatan yang relevan guna mengatasi permasalahan di kawasan
perhutanan sosial Desa Giriawas dengan meningkatkan intensitas penyuluhan
guna meningkatan kapasitas petani terkait KTA. Social Forestry (SF) in Giriawas Village, Garut Regency, is a sustainable state
forest management initiative aimed at maintaining ecological, social, and economic
functions. This study aims to identify the socio-economic characteristics of tenant
farmers, examine stakeholders’ perceptions of land management practices that
support soil and water conservation (SWC), and develop strategies to preserve
environmental sustainability in SF areas. The research employed a descriptive
qualitative analysis and SWOT Matrix, with data collected through interviews with
relevant stakeholders in Giriawas Village. The results indicate that the majority of
farmers are of productive age (90%), have low educational attainment (92%), and
low income levels (73%). The perceptions of farmers and other stakeholders reveal
that the implementation of the SF program faces challenges related to declining
environmental quality. The Weakness-Opportunity (W-O) strategy is considered a
relevant approach to addressing these issues in the SF area of Giriawas Village by
enhancing extension programs to improve farmers’ capacity in SWC practices.
Collections
- UT - Silviculture [1443]
