Pengaruh Kredibilitas dan Popularitas Influencer terhadap Keputusan Pembelian Fashion (Studi kasus pada pengikut akun @nandaarsynt)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kredibilitas dan popularitas influencer di Instagram terhadap keputusan pembelian produk fashion pada pengikut akun Instagram Nanda Arsyinta. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan menggunakan random sampling dan disebarkan kepada 100 responden yang merupakan pengikut Nanda Arsyinta. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kredibilitas dan popularitas influencer, dan variabel dependen adalah keputusan pembelian fashion. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel memiliki pengaruh positif dan signifikan dengan nilai Sig. 0,004 untuk kredibilitas dan Sig. 0,000 untuk popularitas terhadap keputusan pembelian fashion dan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,505. Artinya, variabel kredibilitas dan popularitas secara bersamaan mampu menyumbang pengaruh besar yaitu 50,5% terhadap keputusan pembelian fashion. Variabel popularitas memiliki pengaruh lebih dominan dengan nilai koefisien Beta 0,519 dan kredibilitas hanya 0,263. Berdasarkan hasil uji hipotesis, kedua variabel independen terbukti memiliki pengaruh signifikan secara parsial maupun simultan terhadap keputusan pembelian fashion. Temuan ini menunjukkan bahwa popularitas lebih dominan dalam mendorong dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen dibandingkan dengan kredibilitas. This study examines the impact of influencer credibility and popularity in Instagram on fashion purchasing decisions among followers of Nanda Arsyinta’s Instagram account. A quantitative associative approach was employed, utilizing a survey method. Data was collected through questionnaires distributed via random sampling to 100 respondents who follow @nandaarsynt. The independent variables were influencer credibility and popularity, while the dependent variable was fashion purchasing decisions. Data analysis was performed using multiple linear regression in SPSS 25. The results indicate that both variables have a positive and significant influence, with credibility showing a Sig. value of 0,004 and popularity a Sig. value of 0,000. The coefficient of determination (R2) was 0,505, indicating that credibility and popularity collectively account for 50,5% of the variance in fashion purchasing decisions. Popularity had a more dominant effect (Beta = 0,519) compared to credibility (Beta = 0,263). Hypothesis testing confirmed that both variables significantly influence purchasing decisions, both partially and simultaneously. These findings suggest that popularity plays stronger role than credibility in shaping consumers’ fashion purchase decisions.
