Penentuan Mutu Benih Kapulaga Jawa (Wurfbainia compacta) Berdasarkan Warna Buah
Date
2025Author
Alexena, Tia Camela
Qadir, Abdul
Suhartanto, M. Rahmad
Metadata
Show full item recordAbstract
Kapulaga Jawa (Wurfbainia compacta) merupakan tanaman rempah bernilai
ekonomi tinggi yang umumnya diperbanyak secara vegetatif, namun memiliki
potensi pengembangan generatif melalui benih. Benih kapulaga termasuk benih
rekalsitran, sehingga kadar air benih tinggi dan rentan terhadap pengeringan.
Penelitian ini bertujuan menentukan kadar air kritis benih, waktu pengamatan
daya berkecambah, dan mutu fisiologis benih kapulaga Jawa berdasarkan warna
buah. Penelitian terdiri atas 4 tahapan. Tahap 1 penentuan pengamatan daya
berkecambah. Tahap 2 penentuan kadar air kritis benih menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu, warna buah terdiri atas 2
taraf (merah dan krem kemerahan) dan lama pengeringan terdiri atas 7 taraf (0, 1,
2, 3, 4, 5, 6) hari. Tahap 3 penentuan mutu fisiologis benih pada 2 warna buah
selama 6 hari pengeringan. Tahap 4 penentuan mutu fisiologis benih selama 4
periode simpan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Nested dengan
dua faktor, yaitu periode simpan sebagai faktor yang tersarang pada warna buah.
Faktor periode simpan terdiri atas 5 taraf (0, 1, 2, 3, 4) minggu. Faktor warna buah
terdiri atas 2 taraf (merah dan krem kemerahan). Pengamatan hitungan pertama
daya berkecambah adalah 29 HST dan pengamatan hitungan kedua daya
berkecambah 68 HST. Kadar air kritis benih kapulaga dari buah berwarna merah
adalah ±45,7%, dan benih kapulaga dari buah berwarna krem kemerahan adalah
±33,5%. Benih dari buah berwarna krem kemerahan memiliki mutu fisiologis
lebih baik dan ditetapkan sebagai benih masak fisiologis. Daya simpan pada benih
dari buah berwarna merah adalah 1 minggu periode simpan dan benih dari buah
berwarna krem kemerahan adalah 3 minggu periode simpan.
