Pembangunan Wilayah Kabupaten Bondowoso Melalui Penetapan Pusat Pertumbuhan dan Penggerak Utama Perekonomian
Date
2025Author
Putri, Indah Ludiana
Juanda, Bambang
Sipahutar, Mangasa Agustinus
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan merupakan perubahan suatu wilayah yang melibatkan berbagai aspek kehidupan manusia untuk mencapai kesejahteraan. Proses ini melibatkan kerjasama antara sumberdaya manusia, sumberdaya alam, serta memahami karakteristik, potensi, dan permasalahan setiap wilayah. Kondisi yang kurang menguntungkan dialami oleh Kabupaten Bondowoso dalam pembangunan wilayahnya. Pembangunan kabupaten ini terhambat oleh keterbatasan sumberdaya manusia dan optimalisasi keunggulan daerah. Tujuan penelitian ini yaitu merencanakan pembangunan wilayah Kabupaten Bondowoso melalui pendekatan regional dan sektoral dengan fokus pada sektor unggulan dan potensi lokal. Pendekatan sektoral untuk mencari penggerak utama perekonomian Kabupaten Bondowoso menggunakan analisis Input-Output, Location Quotient (LQ), dan Shift-Share. Pendekatan regional dilakukan untuk mencari pusat pertumbuhan wilayah yang disesuaikan dengan sektor penggerak utama perekonomian, yaitu menggunakan analisis skalogram dan overlay. Kemudian, analisis deskriptif dan Analytic Hierarchy Process digunakan untuk merumuskan strategi dan prioritas pembangunan wilayah Kabupaten Bondowoso berbasis pendekatan regional dan sektoral. Hasil analisis ini menunjukkan 3 (tiga) sektor penggerak utama perekonomian Kabupaten Bondowoso, yaitu sektor Industri Pengolahan, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran. Ketiga sektor tersebut memiliki nilai keterkaitan ke depan dan ke belakang yang tinggi serta efek pengganda (output, pendapatan, dan nilai tambah) yang besar di Kabupaten Bondowoso. Sementara itu, pusat pertumbuhan wilayah Kabupaten Bondowoso yang mendukung penggerak utama perekonomian (sektor Industri Pengolahan, sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, serta sektor Perdagangan Besar dan Eceran) berada di Kecamatan Bondowoso dan Kecamatan Ijen. Kecamatan Bondowoso dan Ijen memiliki nilai Indeks Perkembangan Kecamatan sebesar 69,86 dan 39,32 serta potensi tinggi untuk mendukung pertumbuhan wilayah Kabupaten Bondowoso. Berdasarkan temuan tersebut maka prioritas strategi Pembangunan Kabupaten Bondowoso antara lain: (1) penguatan ekosistem ekonomi daerah melalui integrasi sumberdaya lokal, (2) Kecamatan Bondowoso dan Ijen sebagai magnet pertumbuhan ekonomi regional, (3) modernisasi infrastruktur dan aksesibilitas cerdas, serta (4) peningkatan daya saing dan investasi berbasis keberlanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan pemerintah Kabupaten Bondowoso dalam mengoptimalkan sumberdaya-nya sehingga dapat meningkatkan perekonomian wilayah serta mensejahterakan masyarakatnya. Development is a transformative process that involves various aspects of human life, aimed at achieving societal welfare. This process necessitates collaboration among human resources, natural resources, and a comprehensive understanding of each region’s characteristics, potentials, and challenges. Bondowoso Regency has been facing unfavourable conditions in its regional development, primarily due to limited human resources and the suboptimal utilization of its regional advantages. This study aimed to design a development strategy for Bondowoso Regency through regional and sectoral approaches, focusing on leading sectors and local potential. The sectoral approach employed Input-Output, Location Quotient (LQ), and Shift-Share analyses to identify the primary economic drivers of Bondowoso Regency. Concurrently, the regional approach, using scalogram and overlay analyses, identified regional growth centers aligned with these key economic drivers. Subsequently, descriptive analysis and the Analytic Hierarchy Process (AHP) were employed to formulate strategies and development priorities for Bondowoso Regency based on both regional and sectoral perspectives. The analysis revealed three main economic driving sectors in Bondowoso Regency: Processing Industry, Agriculture, Forestry, and Fisheries, and Wholesale and Retail Trade. These three sectors demonstrate high forward and backward linkages, as well as significant multiplier effects (output, income, and value added) within Bondowoso Regency. Furthermore, the regional growth centers supporting these primary economic drivers are Bondowoso District and Ijen District. These districts have District Development Index values of 69.86 and 39.32, respectively, and show high potential to support the regional growth of Bondowoso Regency. Based on these findings, the priority development strategies for Bondowoso Regency include: (1) strengthening the local economic ecosystem through the integration of local resources, (2) positioning Bondowoso and Ijen Districts as magnets for regional economic growth, (3) modernizing infrastructure and smart accessibility, and (4) enhancing competitiveness and sustainability-based investment. The results of this study are expected to serve as a reference for the Bondowoso Regency government in optimizing its resources to enhance the regional economy development and promote the prosperity of its community.
Collections
- MT - Economic and Management [3203]
