Evaluasi Piutang Usaha Menggunakan Analisis Aging dan Penerapan PSAK 71: Studi Kasus pada PT XYZ Tahun 2023
Date
2025Author
Etsukusi, Samuel
Firmansyah, Iman
Rahmani, Hani Fitria
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi piutang usaha pada PT XYZ, perusahaan jasa konstruksi, dengan menggunakan metode analisis aging piutang dan penerapan PSAK 71. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan data laporan keuangan tahun 2023, dokumentasi, serta wawancara semi-struktural berbasis pengalaman profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa piutang usaha PT XYZ mayoritas terkonsentrasi pada kategori umur >365 hari, sehingga berisiko tinggi tidak tertagih. Penerapan PSAK 71 melalui pendekatan Expected Credit Loss (ECL) belum sepenuhnya optimal karena masih terbatas pada penggunaan data historis dan belum melibatkan informasi makroekonomi. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan forward-looking yang lebih komprehensif serta penguatan kebijakan klasifikasi risiko piutang. This study aims to evaluate accounts receivable at PT XYZ, a construction services company, using aging analysis and the application of PSAK 71. The research employs a descriptive qualitative approach based on 2023 financial reports, document review, and semi-structured interviews grounded in professional experience. The results indicate that the majority of PT XYZ’s receivables fall into the >365 days aging category, suggesting a high risk of uncollectibility. The implementation of PSAK 71 through the Expected Credit Loss (ECL) model remains suboptimal, primarily due to reliance on historical data without incorporating macroeconomic variables. The study recommends enhancing the implementation of a more holistic forward-looking approach and reinforcing the company’s policies on accounts receivable risk classification.
Collections
- UT - Accounting [440]
