Perencanaan Program Audit Internal Stock Opname Studi Kasus PT Z sebagai Upaya Deteksi Human Error dan Pencegahan Kecurangan
Abstract
Penelitian ini bertujuan merancang program audit internal stock opname
berbasis risiko pada PT Z, sebuah perusahaan properti yang menjual unit rumah dan
ruko dengan skema pembayaran KPR, hard cash, dan soft cash. Pola soft cash
dinilai paling berisiko karena tidak diawasi pihak ketiga dan banyak unitnya belum
dihuni. Audit stock opname selama ini hanya dilakukan oleh Divisi Teknik dan
RENWAS tanpa auditor internal. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif dan
pendekatan deskriptif analitis. Perencanaan audit meliputi panduan pelaksanaan,
prosedur, dan program audit yang disusun dalam lima tahap: identifikasi risiko,
penilaian risiko, ruang lingkup prioritas, pelaksanaan audit, dan evaluasi. Audit
dirancang dilakukan selama 32 hari oleh 33 auditor. Hasil audit diklasifikasikan
berdasarkan temuan fisik, administratif, risiko tinggi, dan penyalahgunaan, serta
dijadikan dasar bagi manajemen untuk tindakan korektif. Audit internal diharapkan
menjadi mekanisme preventif terhadap deviasi, human error, dan fraud. This study aims to design a risk-based internal audit program for stock
opname at PT Z, a property company that sells residential and commercial units
through KPR (mortgage), hard cash, and soft cash payment schemes. The soft cash
scheme is considered the most vulnerable due to the absence of third-party
supervision and the large number of unoccupied units. Stock opname has so far only
been conducted by the Technical and Planning Divisions without the involvement
of internal auditors. The research was conducted using a qualitative method with a
descriptive-analytical approach. The audit planning includes implementation
guidelines, procedures, and an audit program structured into five stages: risk
identification, risk assessment, determination of priority scope, audit execution, and
evaluation. The audit is designed to be carried out over 32 days by 33 auditors.
Audit findings are classified into physical, administrative, high-risk, and misuse
categories, and serve as the basis for management's corrective actions. Internal audit
is expected to act as a preventive mechanism against data deviation, human error,
and fraud.
Collections
- UT - Accounting [440]
