Strategi Media Relations Badan Restorasi Gambut dan Mangrove dalam Menjaga Hubungan Media untuk Pemberitaan Positif di Media Online
Abstract
Penurunan kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan di Indonesia menjadi tantangan serius dalam upaya mewujudkan tata Kelola yang transparan dan akuntabel. Lemahnya komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat turut memperkuat krisis legitimasi dan berdampak pada rendahnya partisipasi publik dalam Pembangunan. Penurunan kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan tidak bisa dilepaskan dari perkembangan teknologi yang saat ini telah merubah cara masyarakat mengakses dan menyebarkan informasi. Kemajuan teknologi informasi telah mendorong perubahan dalam strategi komunikasi lembaga, termasuk dalam membangun hubungan media. Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM) sebagai lembaga pemerintah yang bergerak di bidang restorasi lingkungan, memanfaatkan strategi media relations untuk menyampaian informasi kepada publik dan menjaga citra lembaga melalui pemberitaan online. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pejabat humas, observasi langsung, dan studi Pustaka. Kerangka teoritis yang digunakan mencakup Teori Excellence dengan model komunikasi Two Way Symmetric (Grunig 1992) Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji optimalisasi strategi media relations BRGM dalam menjaga hubungan dengan media melalui model komunikasi Two Way Symmetric. Model komunikasi dua arah yang saling menguntungkan antara lembaga dan media. BRGM aktif menjalin komunikasi dua arah dengan media melalui kegiatan seperti media gathering, press conference, media visit, rapat evaluasi kerja, dan pelatihan jurnalistik. Penelitian ini menunjukkan bahwa BRGM menerapkan komunikasi Two Way Symmetric dalam strategi media relations untuk menjaga hubungan baik dengan media sehingga mendorong pemberitaan positif di media online walaupun masih terdapat ruang humas BRGsM dalam mengoptimalkan
