View Item 
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Forestry
      • Forest Resource Conservation and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • IPBana
      • Articles
      • Faculty of Forestry
      • Forest Resource Conservation and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Studi Kasus Kebijakan Non-Tariff Measures Ekspor Komoditi Crude Palm Oil (CPO) Indonesia Ke Negara Tujuan Ekspor Utama

      Thumbnail
      View/Open
      Article (341.2Kb)
      Date
      2025-06
      Author
      Rosyada, Amrina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Crude palm oil (CPO) merupakan salah satu komoditi hasil perkebunan sebagai salah satu komoditi ekspor Indonesia yang cukup penting sebagai penyedia bahan baku bagi sektor industri, penyerap tenaga kerja dan penghasil devisa. Industri berbasis kelapa sawit berkontribusi signifikan terhadap kesejahteraan dalam hal pendapatan dan aset. Selain itu, peranannya membantu perekonomian Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun dilihat dari perkembangan ekspor CPO. Saat ini Indonesia merupakan negara produsen sekaligus eksportir CPO terbesar di dunia (USDA, 2013). Kebutuhan minyak nabati dan lemak dunia juga terus meningkat sebagai akibat dari pertumbuhan penduduk. Dengan permintaan global dan domestik yang terus meningkat yang ditunjukkan dengan tren kenaikan permintaan CPO untuk bahan bakar nabati selain fungsi tradisionalnya untuk bahan pangan, sehingga diperlukan praktik agribisnis yang berkelanjutan. Namun, akibat adanya ekspansi besar-besaran tersebut kemudian muncul kampanye negatif dari LSM (lembaga sosial masyarakat) lingkungan hidup internasional, yang menyoroti isu pelanggaran lingkungan. Pada tahun 1990-an lalu CPO juga diterpa oleh isu produk yang mengganggu kesehatan karena diduga mengandung lemak jenuh dan kolesterol tinggi. Produk-produk minyak nabati (seperti minyak bunga matahari, minyak kedelai, rapeseed oil, dan sebagainya) pesaing kelapa sawit tak mampu berkompetisi dengan produk minyak sawit. Pada tahun 2010 volume perdagangan CPO di dunia mencapai 34% dari volume dunia, padahal di era tahun 1990-an pasarnya hanya 10%. ...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163821
      Collections
      • Forest Resource Conservation and Ecotourism [239]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository