Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Lip Balm Lanolin dengan Penambahan Ekstrak Lidah Buaya (Aloe vera) yang berbeda.
Date
2025Author
Ardiana, Dita
Soenarno, Mochammad Sriduresta
Endrawati, Yuni Cahya
Metadata
Show full item recordAbstract
Lip balm berfungsi untuk melembapkan bibir agar tidak kering dan pecah- pecah. Salah satu bahan alami yang bisa digunakan pada sediaan lip balm yaitu lidah buaya (Aloe vera). Lidah buaya memiliki manfaat untuk melembapkan kulit dan memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku farmasi khususnya kosmetik seperti jenis Aloe barbadensis. Selain itu, lip balm juga mengandung lanolin yang dapat melembapkan kulit. Penelitian ini bertujuan menganalisis sifat fisikokimia dan organoleptik lip balm lanolin dengan penambahan ekstrak lidah buaya pada konsentrasi 0%, 15%, 20%, dan 25%. Pengujian yang dilakukan adalah homogenitas, daya oles, daya lekat, daya sebar, daya leleh, uji iritasi, analisis kelembapan kulit, nilai pH, dan organoleptik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi ekstrak lidah buaya pada sediaan lip balm berpengaruh pada pH, daya sebar, daya lekat, dan daya leleh serta karakteristik organoleptik untuk aroma, daya oles, dan tekstur. Uji kelembapan sediaan lip balm ekstrak lidah buaya nilai kelembapannya tertinggi di hari ke-14 pada sediaan lip balm P3 dengan selisih sebesar 18,23% dari kondisi awal (hari ke-0). Lip balm functions to moisturize the lips to prevent dryness and cracking. One of the natural ingredients that can be used in lip balm preparations is aloe vera (Aloe vera). Aloe vera has moisturizing benefits for the skin and holds great potential as a raw material in pharmaceuticals, especially cosmetics, particularly the Aloe barbadensis variety. In addition, lip balm also contains lanolin, which helps moisturize the skin. This study aims to analyze the physicochemical and organoleptic properties of lanolin lip balm with different concentrations of aloe vera extract. The concentrations used were 0%, 15%, 20%, and 25%. The tests conducted included homogeneity, stickiness, spreadability, melting point, irritation, skin moisture analysis, pH level, and organoleptic properties. The results showed that the addition of aloe vera extract affected the pH, spreadability, stickiness, and melting point, as well as organoleptic characteristics such as aroma, ease of application, and texture. The moisture test showed that the lip balm with aloe vera extract had the highest moisture level on day 14 in lip balm P3, with an increase of 18.23% compared to the initial condition (day 0).
