Studi Quasi-Experiment Penggunaan Flipbook dan Majalah Vokalis terhadap Kecenderungan Kognitif dan Afektif Siswa SMK
Abstract
Penyampaian informasi pendidikan vokasi yang kurang menarik dan masih bergantung pada media konvensional menjadi tantangan dalam membangun pemahaman dan minat siswa terhadap pendidikan vokasi. Menanggapi kondisi tersebut, Sekolah Vokasi IPB Kampus Sukabumi mengembangkan media informasi bernama VOKALIS (Vokasi Rilis) dalam dua format, yaitu majalah cetak dan flipbook digital. Media ini dirancang untuk memperkenalkan program studi, prospek karier, serta keunggulan pendidikan vokasi secara lebih atraktif dan terarah kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar siswa dalam aspek kognitif dan afektif setelah menggunakan dua format VOKALIS tersebut, serta menilai respons siswa terhadap efektivitas masing-masing media sebagai sarana penyampaian informasi pendidikan vokasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-experiment dengan desain post-test only, melibatkan siswa kelas XI SMK Negeri 3 Bogor sebagai subjek penelitian. Kelompok siswa diberikan perlakuan berupa akses terhadap versi cetak dan digital VOKALIS, kemudian diminta mengisi instrumen kuesioner yang mengukur aspek kognitif dan afektif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara media cetak dan digital dalam meningkatkan pemahaman siswa. Namun, media cetak menunjukkan rata-rata skor kognitif lebih tinggi (4.33) dibandingkan flipbook (4.16). Sementara itu, dalam aspek afektif, majalah juga memperoleh skor yang sedikit lebih tinggi (30.93) dibandingkan flipbook (30.46), mengindikasikan kecenderungan positif siswa terhadap media cetak. Kedua media secara umum direspons positif oleh siswa, namun terdapat preferensi yang sedikit lebih besar terhadap media cetak, terutama dalam hal kemudahan akses dan keterbacaan.
Secara keseluruhan, baik VOKALIS versi cetak maupun digital terbukti memberikan kontribusi positif dalam menyampaikan informasi pendidikan vokasi kepada siswa SMK. Flipbook digital memberikan pengalaman emosional yang lebih interaktif dan menarik, sementara media cetak tetap relevan dan praktis untuk digunakan tanpa memerlukan perangkat tambahan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi komunikasi pendidikan vokasi yang berbasis pada pemilihan media yang sesuai dengan preferensi dan karakteristik audiens. Penelitian ini juga menjadi rujukan awal dalam mengembangkan media informasi pendidikan vokasi yang lebih adaptif, kontekstual, dan responsif terhadap kebutuhan generasi pembelajar digital.
