Potensi Bakteri Penghambat Cendawan Patogen Rhizoctonia solani dan Pyricularia grisea pada Tanaman Padi
View/ Open
Date
2010Author
Putri, Kartika Eka
Mubarik, Nisa Rachmania
Suryadi, Yadi
Metadata
Show full item recordAbstract
Padi merupakan komoditas utama dalam bidang pertanian sekaligus merupakan makanan pokok penghasil beras. Penyakit padi yang disebabkan oleh cendawan patogen seperti Rhizoctonia solani (penyebab penyakit hawar pelepah daun) dan Pyricularia grisea (penyebab penyakit blas) dapat menurunkan produktivitas padi. Pengendalian penyakit yang sering digunakan yaitu fungisida. Namun, fungisida tidak hanya bermanfaat, tetapi juga berdampak negatif pada lahan pertanian dan menyebabkan produk pertanian tidak aman dikonsumsi. Mengingat hal tersebut, agen pengendali hayati menjadi sangat penting untuk dipelajari dan dikembangkan sebagai penghasil berbagai senyawa antifungal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan bakteri yang berpotensi sebagai agen pengendali hayati yang dapat menekan pertumbuhan R solani dan P. grisea pada tanaman padi. Bacillus firmux E65 memiliki kemampuan yang baik dalam menekan pertumbuhan R. solani dan P. grisea secara in vitro dan in vivo. Pseudomonas aeruginosa C32b juga berpotensi menekan pertumbuhan cendawan R. solani, sedangkan pertumbuhan cendawan P. grisea dapat dihambat oleh Serratia marcescens E31. Penyemprotan dengan suspensi B. firmus E65 dan P. aeruginosa C32b di rumah kaca dapat menekan intensitas penyakit hawar pelepah daun padi dengan nilai luasan area di bawah kurva perkembangan penyakit (LADKPP) paling rendah masing-masing 407,66% dan 419,35%. Sementara itu, isolat B. cereus 1.21 (2,00%) dan B. firmus E65 (3.00%) adalah perlakuan terbaik dalam menghambat P. grisea di rumah kaca.
Collections
- UT - Biology [2401]
