Pengaruh Penambahan Tanin Akasia dalam Pakan terhadap Recovery Bobot Sapi Potong Pasca Transportasi di Peternakan Kandangku Farm Bubulak Bogor
Abstract
Daerah Jabodetabek dan Jabar merupakan daerah yang membutuhkan hewan
kurban sehingga proses transportasi sapi menjadi hal yang penting. Proses
ditransportasi mengakibatkan stres yang berdampak pada susutnya bobot badan
serta besarnya penyusutan bobot badan bergantung pada jarak dan waktu tempuh.
penelitian ini bertujuan untuk mengembalikan atau recovery bobot badan yang
hilang pada saat transportasi dengan pemberian pakan yang tepat dan tanin.
Penelitian ini dilaksanankan di Kandangku Farm, Kelurahan Bubulak, Kecamatan
Bogor Barat, Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok
dengan (P0: Control dan P1: Control + 0,4% tanin). Peubah yang diamati ialah
pertambahan bobot badan, IOFC, dan Uji darah. Hasil penelitian menunjukan
perbedaan nyata terhadap penggunaan tanin dalam pakan. Nilai pertumbuhan bobot
badan lebih dan IOFC lebih tinggi serta nilai uji darah yang lebih baik. The Jabodetabek and West Java regions are areas that require sacrificial animals so
the transportation process of cattle is important. The transportation process causes
stress that results in body weight loss and the amount of body weight loss depends
on the distance and travel time. This study aims to restore or recover body weight
lost during transportation by giving proper feed and tannins. This research was
conducted at Kandangku Farm, Bubulak Village, West Bogor District, Bogor City.
This study used a randomized group design with (P0: Control and P1: Control +
0.4% tannin). The observed variables were body weight gain, IOFC, and blood test.
The results showed significant differences in the use of tannin in feed. The value of
body weight growth is more and IOFC is higher and the value of blood test is better.
