Preferensi Konsumen Terhadap Minyak Goreng Sawit Kemasan Bermerek dan Curah Serta Atribut yang Memengaruhinya di Kota Bogor
Abstract
Penelitian ini berangkat dari betapa pentingnya minyak goreng sawit sebagai bahan pokok masyarakat Indonesia, hal ini dapat terlihat pada awal 2022 saat permintaan minyak goreng yang tinggi tidak diimbangi penawaran, sehingga menyebabkan kelangkaan dan lonjakan harga. Hal ini mempengaruhi preferensi konsumen minyak goreng sawit kemasan bermerek dan curah termasuk di Kota Bogor, karena konsumen dihadapkan pada berbagai pilihan merek, harga, dan faktor lainnya. Penelitian ini mengkaji karakteristik responden dalam memilih kedua jenis minyak goreng, menganalisis atribut yang paling dipertimbangkan, serta mengidentifikasi kombinasi atribut. Data dari kuesioner diolah menggunakan analisis konjoin dengan Microsoft Excel dan SPSS. Hasil menunjukkan terdapat hubungan antara status pernikahan, volume, jumlah pembelian, pendidikan, merek, pendapatan, dan tempat pembelian pada karakteristik responden. Atribut yang dipertimbangkan untuk minyak kemasan bermerek adalah harga, informasi kandungan gizi dan kolesterol, waktu kedaluwarsa, volume, dan citra merek. Untuk minyak curah, atribut utama adalah harga, volume, dan kebersihan tempat pembelian. Responden minyak kemasan bermerek lebih menyukai merek top brand dengan harga =Rp43.000/2 liter dalam kemasan pouch (refill), sedangkan responden minyak curah memilih harga Rp4.000–Rp8.000/¼ kg dengan tingkat kejernihan jernih. This research arises from the importance of palm cooking oil as a staple in Indonesia, notably during early 2022 when high demand outpaced supply, leading
to shortages and price hikes. This affected consumer preferences for branded packaged and bulk oil in Bogor, where buyers faced various brand, price, and
quality options. The study examines respondent characteristics, key attributes considered, and preferred attribute combinations. Questionnaire data were
analyzed using conjoint analysis with Excel and SPSS, showing relationships between marital status, volume, purchase quantity, education, brand, income, and
place of purchase in respondent characteristics. For branded packaged oil, price, nutritional and cholesterol information, expiration date, volume, and brand image are prioritized. For bulk oil, the main attributes are price, volume, and cleanliness of the purchase location. Respondents of branded packaged oil preferred top brand products priced = IDR 43,000 for 2 liters in pouch (refill) packaging, while respondents of bulk oil preferred prices of IDR 4,000–8,000 per ¼ kg with clear clarity levels.
Collections
- UT - Agribusiness [4776]
