Evaluasi Penyakit Bercak dan Hawar Daun pada Bibit Mahoni Daun Kecil (Swietenia mahagoni (L.) Jacq) di Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor
Abstract
Perbanyakan bibit di persemaian seringkali menghadapi masalah seperti adanya
serangan penyakit. Penyakit bercak dan hawar daun merupakan ancaman utama yang
sering menghambat pertumbuhan bibit mahoni daun kecil (Swietenia mahagoni (L.) Jacq)
di persemaian. Penelitian ini bertujuan mengetahui kejadian dan keparahan penyakit,
faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit bercak dan hawar daun pada
bibit mahoni daun kecil, serta mengidentifikasi patogen penyebabnya. Metode penelitian
meliputi pengamatan kejadian dan keparahan penyakit pada dua petak contoh yang
mewakili persemaian dengan intensitas sampling 10%. Sampel daun yang menunjukkan
gejala penyakit diisolasi dan diuji Postulat Koch. Hasil penelitian menunjukkan kejadian
penyakit bercak dan hawar daun mencapai 95,44% dan tingkat keparahan penyakit lebih
rendah (44,72%). Kondisi lingkungan Persemaian Rumpin seperti curah hujan dan
kelembapan yang tinggi, serta suhu (22–30 oC) mendukung penyebaran penyakit.
Terdapat empat jenis cendawan patogen bercak dan hawar daun pada bibit mahoni daun
kecil, yaitu Pestalotiopsis sp., Rhizoctonia sp., Colletotrichum sp., dan Bipolaris sp.
dengan masa inkubasi 1–2 hari. Masa inkubasi ini menunjukkan kemampuan infeksi yang
cepat dalam kondisi lingkungan yang mendukung.
Collections
- UT - Silviculture [1443]
