View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Biology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Induksi Pembentukan Wangi dan Senyawa Terpenoid pada Pohon Gaharu (Aquilaria crassna) dengan Acremonium sp. dan Metil Jasmonat

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (20.35Mb)
      Date
      2007
      Author
      Putri, Ade Lia
      Rahayu, Gayuh
      Juliarni
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan antara kemampuan Acremonium sp. dan MeJA dalam menginduksi pembentukan wangi gaharu dan senyawa terpenoid. Cabang A. crassna yang berdiameter 1 em dibuang bagian kulit dan kambiumnya sepanjang 2 cm, kemudian diinokulasi dengan Acremonium sp. atau diolesi MeJA (500 mM, 750 mM, atau 1000 mM). Kemampuan induksi pembentukan wangi gaharu diamati melalui perubahan kebugaran cabang, tingkat wangi, tingkat perubahan warna kayu (putih sampai coklat kehitaman), serta panjang dan kedalaman zona perubahan warna pada 5, 10, 25, 50, dan 75 hari setelah induksi (hsi). Tingkat wangi ditetapkan berdasarkan uji organoleptik, sedangkan pembentukan senyawa terpenoid ditentukan melalui uji histokimia. Inokulasi Acremonium sp. dan pemberian MeJA mempengaruhi kebugaran cabang. Inokulasi Acremonium sp. menyebabkan daun mengalami klorosis, sedangkan perlakuan MeJA menyebabkan daun layu. MeJA 750 menginduksi pembentukan wangi dengan skor tertinggi pada setiap kali pengamatan. Aroma wangi meningkat hanya sampai 50 hsi. Cabang ini menunjukkan warna kayu paling gelap, dengan panjang zona perubahan warna paling besar. Sebaliknya Acremonium sp. merupakan penginduksi yang menghasilkan aroma wangi yang lemah, menyebabkan perubahan warna kayu yang paling sempit, meskipun kedalaman perubahan warna kayu lebih besar dibandingkan dengan perlakuan MeJA. Akumulasi senyawa terpenoid telah ditemukan pada 5 hsi di included phloem, parenkima jejari, dan unsur trakea xilem sekunder pada cabang-cabang yang diinduksi oleh Acremonium sp. Pada saat yang sama, akumulasi senyawa terpenoid hanya ditemukan pada unsur trakea xilem pada cabang-cabang yang diinduksi MeJA 750.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163017
      Collections
      • UT - Biology [2401]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository