Pencirian Aktinomiset Isolat Lokal: Bioassay, Analisis Asam Diaminopimelat dan Bioautografi
Abstract
Indonesia memiliki keragaman Aktinomiset yang tinggi. Aktinomiset diketahui sebagai penghasil senyawa bioaktif terbesar khususnya antibakteri. Pencirian kelompok Aktinomiset dapat dilakukan dengan analisis asam diaminopimelat (DAP) sedangkan karakteristik senyawa bioaktif dilakukan dengan bioassay, uji stabilitas dan bioautografi.
Penelitian ini bertujuan untuk mencirikan sejumlah Aktinomiset isolat lokal, melakukan uji stabilitas senyawa bioaktif pada suhu tinggi dan beberapa tingkatan pH, serta bioautografi. Pencirian kelompok Aktinomiset dilakukan dengan analisis DAP sedangkan senyawa bioaktif dicirikan dengan bioautografi. Uji antagonis dilakukan dengan menggunakan koloni, filtrat kultur, ekstrak sel, dan ekstrak filtrat kultur dari isolate Aktinomiset.
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 16 isolat Aktinomiset dicirikan sebagai Streptomyces berdasarkan LL-DAP yang dimiliki, dan berdasarkan pigmentasi warnanya dikelompokkan menjadi 7 kelompok, yaitu abu-abu sebanyak 4 isolat, merah muda 3 isolat, merah 1 isolat, krem 2 isolat, coklat 1 isolat, putih 4 isolat, dan hitam 1 isolat. Senyawa antibakteri PS 4-16, PD 2-9 dan B 562 terkandung di dalam filtrat kultur dan ekstrak sel, sedangkan PS 1-4 dan IV NF 1-1 hanya terdapat pada filtrat kultur. Filtrat kultur PS 1-4, PS 4-16 dan B 562 stabil menghambat bakteri target pada kisaran pH asam-netral. Filtrat kultur PD 2-9 stabil menghambat semua bakteri target pada semua tingkatan pH, sedangkan IV NF 1-1 stabil menghambat Xanthomonas axonopodis pada kondisi asam-netral serta Escherichia coli enteropatogenik pada kondisi netral-basa. Lapisan atas dan bawah yang terbentuk dari hasil pencampuran filtrat kultur dengan etil asetat mampu menghambat bakteri target, yang mengindikasikan senyawa bioaktif dari isolat Aktinomiset dapat larut di dalam etil asetat dan air. Hasil pemaparan kromatogram dengan sinar UV menunjukkan bercak pada sampel dan standar, tetapi bioautografi sampel belum menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap bakteri target.
Collections
- UT - Biology [2401]
